Detik-detik Tembok Toko Sepatu Jebol akibat Ledakan di Pakuwon City

Detik-detik Tembok Toko Sepatu Jebol akibat Ledakan di Pakuwon City/Polri

Generasi.co, SURABAYA – Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik tembok toko sepatu Senikersku di samping ruko Nasi Tempong Sri Dewi, Klaster Perumahan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, jebol diterjang ledakan.

Video yang dibagikan akun Instagram resmi Senikersku, @senikersku_id, memperlihatkan tembok rumah-toko tersebut tiba-tiba runtuh. Rak yang berisi puluhan hingga ratusan sepatu ikut hancur dan sebagian reruntuhan menimpa meja kasir.

Rekaman dari tiga kamera di dalam toko menunjukkan kondisi toko saat ledakan terjadi. Tidak terlihat karyawan atau petugas berada di dalam toko ketika tembok dan rak sepatu tersebut hancur.

“Jujur, kami ikut kaget dan sedih melihat rekaman CCTV ini. Toko pertama kami, Senikersku di San Antonio Surabaya ikut terdampak ledakan dari ruko sebelah. Kejadian yang tentu tidak pernah kami harapkan, begitu juga bagi semua yang ada di sekitar,” tulis akun @senikersku_id dalam keterangan video yang dilihat pada Selasa (6/10/2026).

Ledakan di ruko Nasi Tempong Sri Dewi terjadi sekitar pukul 07.11 WIB. Dampaknya, kaca belasan ruko di sekitar lokasi ledakan pecah.

Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan di Ruko San Antonio, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Tim olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk tim Laboratorium Forensik (Labfor), telah dikerahkan ke lokasi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan informasi awal menunjukkan adanya aktivitas memasak di ruko sebelum ledakan. Polisi menduga ledakan berkaitan dengan tabung gas elpiji.

“Jadi kita tunggu hasil olah TKP terlebih dahulu, termasuk untuk memastikan sumber dan penyebab pasti ledakan,” ujar Jules.

Polisi menyebut lima orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hingga Selasa siang, lokasi ledakan dan korban masih dalam penanganan. Petugas juga memeriksa material dan benda yang ditemukan di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

“Memang musibah tidak ada yang tahu datangnya kapan. Untuk kabar selanjutnya tentang cabang San Antonio, akan kami update segera, kami mohon doa sebesar besarnya untuk kami,” tulis @senikersku_id.