Ferry Juliantono Ungkap Rencana Koperasi Ambil Alih Kembali KB Bank

Menteri Koperasi Ferry Juliantono/Ist.

Generasi.co, JAKARTA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkap rencana induk-induk koperasi mengambil alih kembali KB Bank, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Bukopin.

Ferry mengatakan rencana tersebut muncul setelah pihaknya mendapat informasi mengenai peluang untuk membeli kembali bank yang sejak 2021 dikendalikan KB Kookmin Bank asal Korea Selatan.

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin) akan kita ambil alih lagi,” kata Ferry dalam diskusi publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (6/10/2026).

Namun, Ferry belum memerinci rencana tersebut. Dia belum menyebutkan jumlah saham yang akan dibeli, koperasi yang akan menjadi pembeli, sumber dana akuisisi, maupun waktu pelaksanaannya.

Ferry mengatakan Bank Umum Koperasi Indonesia atau Bukopin pada awalnya didirikan oleh induk-induk koperasi untuk mendukung kepentingan gerakan koperasi di Indonesia.

Namun, porsi kepemilikan saham induk koperasi kemudian terus menyusut akibat perubahan kepemilikan. Saham tersebut beralih kepada pemegang saham lain hingga akhirnya KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali.

“Karena dulu Bukopin didirikan oleh induk-induk koperasi, tapi dibiarkan terdelusi saham induk koperasi itu mengecil, tergantikan dan sekarang prioritas pemegang sahamnya dikuasai oleh Kookmin Korea,” ujar Ferry.

Ferry mengatakan kesempatan membeli kembali Bank Bukopin baru diketahui pihaknya. Jika terealisasi, bank tersebut diharapkan kembali menjadi bagian penting dari gerakan koperasi nasional.

“Kita akan buktikan koperasi akan bisa kuat dan besar lagi,” katanya.

Bukopin Berubah Menjadi KB Bank

Bank Umum Koperasi Indonesia atau Bukopin didirikan pada 10 Juli 1970 dan mulai beroperasi pada 1971. Pada 1993, status badan hukumnya berubah dari koperasi menjadi perseroan terbatas.

Pada 2021, Bank Bukopin berganti nama menjadi PT Bank KB Bukopin Tbk setelah KB Kookmin Bank masuk sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 67 persen.