Sudaryono Resmikan 980 Dapur MBG di Wilayah 3T

Kepala BGN Sudaryono/BGN

Generasi.co, ACEH BESAR – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan operasional 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk daerah dengan prevalensi stunting tinggi hingga sangat tinggi, Rabu (14/10/2026). Peresmian dipusatkan secara simbolis di SPPG Yayasan Meugah Kana Gizi, Kecamatan Leupung, Aceh Besar.

Sebanyak 980 SPPG tersebut tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Bali. BGN memprioritaskan pengoperasian dapur di daerah yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi, terutama wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

“Kita buka secara serempak 980 dapur yang berada di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Bali, terkhusus daerah yang memang membutuhkan, yaitu daerah 3T, stunting tinggi, dan tinggi sekali. Dan ini akan kita teruskan, kita evaluasi,” kata Sudaryono kepada wartawan.

Sudaryono mengatakan pengoperasian SPPG di wilayah tersebut bertujuan memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan ini menyasar anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, termasuk masyarakat di daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pelayanan gizi.

Menurut dia, pemerataan layanan pemenuhan gizi juga menjadi salah satu upaya menekan angka stunting di Indonesia. BGN akan melanjutkan pengoperasian dapur-dapur tersebut sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.

Sudaryono menegaskan pengelolaan SPPG tidak boleh melibatkan praktik percaloan, pemesanan, maupun pembayaran untuk memperoleh kesempatan mengelola dapur. Pembangunan dan pengoperasian fasilitas tersebut harus mengikuti prosedur serta didasarkan pada kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Sekali lagi tadi sudah sempat saya sampaikan bahwa tidak ada pihak manapun yang kami otorisasi untuk membantu. Jadi ini semuanya by system. Kenapa kok titik ini, kenapa enggak titik itu, itu by system. Ya, kami memprioritaskan mana yang perlu dulu,” tegasnya.

Dalam peresmian tersebut, Sudaryono juga menyapa pengelola sejumlah SPPG di wilayah 3T melalui sambungan virtual dan memeriksa dapur yang diresmikan.

Kunjungan Sudaryono ke Aceh berlangsung selama dua hari sejak Selasa. Sehari sebelumnya, dia meninjau pelaksanaan program MBG di SD Negeri Cot Meuraya, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, dan melantik Ketua HKTI Aceh. Pada Rabu dini hari, Sudaryono juga melakukan inspeksi mendadak di SPPG Cadek, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.