Generasi.co, JAKARTA – Pemerintah telah memiliki 51 Sekolah Unggul Garuda dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jumlah tersebut terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru dan 47 SMA Unggul Garuda Transformasi.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyampaikan jumlah tersebut saat mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Rabu.
“Empat sudah jadi, 47 yang transformasi, berarti ada 51,” kata Sugiono.
Pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Unggul Garuda mencapai 100 sekolah pada 2029. Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul di Indonesia.
Sugiono mengatakan program tersebut bertujuan memberi kesempatan kepada siswa dengan kecerdasan dan potensi besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk universitas terkemuka di dunia.
Dalam kunjungannya, Sugiono menilai MAN 4 Jakarta memiliki capaian membanggakan dari sisi prestasi siswa maupun keberhasilan lulusannya diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi di dalam dan luar negeri.
Dia juga menerima penjelasan dari pihak sekolah mengenai pengembangan kurikulum dan prestasi siswa. Sejumlah siswa yang ditemuinya memiliki minat pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Sekolah Unggul Garuda merupakan sekolah setingkat SMA dengan sistem asrama dan penguatan kurikulum pra-universitas. Program ini mengutamakan pendekatan pembelajaran berbasis STEM.
Sugiono menegaskan transformasi pendidikan tidak hanya berfokus pada perluasan akses, tetapi juga pada pemerataan mutu pendidikan agar generasi muda berpotensi besar dapat mengembangkan kemampuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.










