Menkop Sebut Kurang dari 10 dari 30.000 Kopdes Berlokasi Aneh

Menteri Koperasi Ferry Juliantono/IG

Generasi.co, Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut kurang dari 10 lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dari sekitar 30.000 yang tengah dibangun dinilai tidak ideal.

Ferry mengatakan jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan keseluruhan pembangunan KDMP. Ia menyampaikan hal itu saat menanggapi sorotan terhadap sejumlah lokasi pembangunan koperasi yang dianggap tidak lazim.

“Saya pernah juga menyampaikan bahwa yang tidak ideal itu mungkin kurang dari 10 dari 30 ribuan yang sedang dibangun,” kata Ferry dikutip dari Podcast Filonomics di kanal YouTube Filonomics, Selasa (25/8/2026).

Menurut Ferry, pemerintah tetap menerima masukan masyarakat terkait lokasi pembangunan KDMP. Namun, penentuan lokasi dilakukan melalui musyawarah di tingkat desa.

“Bukan kita menafikan masukan itu. Tapi penentuan lokasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, meskipun itu tidak ideal, itu sudah dilaksanakan melalui musyawarah di desa,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah desa memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan lokasi, termasuk kondisi dan ketersediaan lahan di wilayah masing-masing.

Jika kemudian ditemukan lokasi yang kurang ideal, pemerintah desa akan mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Jadi mereka sendiri yang menentukan itu. Jadi mereka pasti juga punya pertimbangan. Kalaupun misalkan ada lokasi yang tidak ideal itu, nanti mereka akan mencarikan solusinya,” kata Ferry.

Sejumlah lokasi KDMP sebelumnya menjadi sorotan di media sosial. Di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dua bangunan KDMP Desa Sindukarto dan Desa Sumberharjo viral karena berdiri berhadapan di sisi jalan.

Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan kedua bangunan tersebut sebenarnya berada di kawasan yang dinilai strategis karena berada di tepi jalan utama dan di tengah permukiman masing-masing desa.

Menurut Ivan, lahan pembangunan kedua KDMP tersebut ditentukan pemerintah Desa Sindukarto dan Desa Sumberharjo.

Lokasi lain yang sempat menjadi perhatian berada di Tumenggungan Baru, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Bangunan KDMP di wilayah tersebut disorot karena berada di dekat area pemakaman umum.

Berdasarkan foto yang beredar, akses menuju bangunan KDMP tersebut tampak berada di antara area pemakaman.