Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi santai wacana dukungan agar Prabowo Subianto kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Menurutnya, keputusan tersebut belum diambil karena Presiden masih ingin fokus membuktikan kinerjanya di periode pertama.
Pernyataan tersebut disampaikan Dasco usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).
Dasco menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu baru akan menentukan langkah politik selanjutnya setelah melihat hasil kerjanya dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak.
“Jadi yang pertama, Pak Prabowo itu pasti akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama, apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat banyak,” ujar Dasco.
Anggap Wacana Duet sebagai Hiburan
Terkait munculnya spekulasi yang memasangkan Prabowo dengan sejumlah tokoh, termasuk usulan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyandingkan Prabowo dengan Zulkifli Hasan (Zulhas), Dasco tidak mau ambil pusing.
Wakil Ketua DPR RI tersebut menilai isu perjodohan politik yang beredar saat ini hanyalah bunga-bunga demokrasi dan hiburan bagi masyarakat.
“Nah, bahwa kemudian kita dengar di luar ada wacana-wacana dipasangkan dengan beberapa tokoh itu kita anggap sebagai wacana dan juga hiburan untuk rakyatlah,” ungkapnya.
Sinyal Koalisi PAN
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno secara terbuka menyatakan keinginan partainya untuk kembali mendukung Prabowo di 2029. Bahkan, PAN menyodorkan nama ketua umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai bakal calon wakil presiden.
Eddy meyakini duet Prabowo-Zulhas merupakan pilihan natural dan dapat mendongkrak perolehan suara partai berlambang matahari putih tersebut.
Menanggapi manuver tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memilih tetap fokus pada tugasnya. Putra sulung Joko Widodo itu menyatakan dirinya hanya berkonsentrasi mengawal visi dan program Presiden agar berjalan dengan baik.










