Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyambut positif hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen.
Eddy menilai angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa kinerja Presiden dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ia juga menyoroti bahwa capaian ini melampaui tingkat kepuasan publik pada periode awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi).
“Di tengah dinamika politik global dan kondisi ekonomi yang dipenuhi ketidakpastian, kebijakan Presiden Prabowo ternyata mendapatkan respons yang baik. Hasil survei ini membuktikan kebijakan Presiden sudah on the right track,” ujar Eddy dalam keterangannya, Senin (9/2).
Prinsip No One Is Left Behind
Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini meyakini Presiden Prabowo konsisten menjalankan pembangunan ekonomi dengan prinsip no one is left behind atau tidak ada yang ditinggalkan. Hal ini, menurutnya, tercermin dari dukungan publik terhadap program-program prioritas pemerintah.
Eddy secara khusus menyinggung respons positif masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program sekolah rakyat.
“Komitmen beliau untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang cukup ini harus didukung penuh. Begitu juga dengan program sekolah rakyat. Hak untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, dan asupan yang layak ini adalah amanat konstitusi,” tegasnya.
Masukan untuk Kementerian
Kendati kepuasan publik tinggi, Eddy mengingatkan bahwa survei tersebut juga memuat aspirasi dan harapan masyarakat yang belum terpenuhi. Ia meminta jajaran kementerian terkait untuk menjadikan hasil survei sebagai bahan evaluasi.
“Ini harus menjadi perhatian bagi kementerian terkait agar program-program Presiden Prabowo semakin bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkas Eddy.










