Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) milik Pondok Pesantren Abdusalam di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (9/2).
Dalam kesempatan tersebut, Ferry mendorong agar unit usaha berbasis pesantren ini tidak berjalan sendiri, melainkan terintegrasi dalam ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih luas melalui konsep kemitraan.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Ferry secara spesifik meminta TORASERA untuk menjalin sinergi dengan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.
“TORASERA kita dorong untuk terhubung dan berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai mitra sekaligus kakak asuh,” ujar Ferry.
Ekosistem Digital dan Produk Lokal
Ferry menjelaskan bahwa kolaborasi sebagai “kakak asuh” ini bertujuan untuk membangun ekosistem koperasi yang kuat, efisien, dan berbasis teknologi. Langkah ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan pasar modern.
Lebih jauh, politikus Partai Gerindra ini berharap kehadiran TORASERA dapat memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemberdayaan UMKM.
“Tujuannya (untuk) membuka lapangan kerja, memperluas pasar produk lokal, dan menghadirkan manfaat nyata yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menkop didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus.
Turut hadir sejumlah tokoh penting daerah, antara lain Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Anggota Komisi V DPR RI Juliansyah, Bupati Kubu Raya Sujiwo, Pengasuh Ponpes Abdusalam KH Hifni Hafiluddin Muhammad Yusuf, serta Direktur Perekonomian Ponpes Abdussalam Anas Al Hifni.










