Di balik pintu kokpit pesawat, ada banyak hal yang jarang diketahui penumpang. Seorang pramugari yang aktif berbagi pengalaman di media sosial pun membocorkan sejumlah rahasia dunia penerbangan—sebagian terdengar masuk akal, sebagian lain cukup mengejutkan.
Pramugari tersebut adalah Barbara Bacilieri, atau dikenal sebagai Barbie Bac, seorang awak kabin berpengalaman yang telah lama berkecimpung di industri penerbangan. Melalui kanal YouTube-nya yang memiliki lebih dari 2,6 juta pelanggan, Barbara kerap mengungkap fakta-fakta menarik tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik layar penerbangan.
Salah satu rahasia yang paling mencuri perhatian adalah alasan mengapa pilot selalu menyantap makanan yang berbeda selama penerbangan.
Ternyata, kebiasaan ini bukan soal selera, melainkan prosedur keselamatan. Dengan memilih menu yang berbeda, risiko kedua pilot mengalami keracunan makanan secara bersamaan dapat diminimalkan.
“Tahukah Anda pilot makan makanan yang berbeda? Itu untuk menghindari kemungkinan keracunan makanan bagi salah satu dari mereka,” ungkap Barbara, dikutip dari Daily Star.
Ia menjelaskan, biasanya kapten dan kopilot tidak akan memilih hidangan yang sama. Jika salah satu memilih ayam, yang lain akan mengambil pasta atau menu alternatif.
“Hampir selalu kapten yang memilih lebih dulu, dan kopilot harus menerima pilihan yang berbeda,” ujarnya.
Barbara menambahkan, awak kabin memiliki tanggung jawab memastikan makanan telah dimuat dengan benar sebelum penerbangan dimulai agar setiap kru menerima menu sesuai ketentuan.
Pilot Bisa Menikahkan Penumpang, tapi Tidak Sembarangan
Tak hanya soal makanan, Barbara juga membocorkan fakta unik lainnya: pilot memiliki kewenangan untuk meresmikan pernikahan di dalam pesawat—namun hanya dalam kondisi tertentu.
Jadi, jangan berharap pernikahan dadakan hanya karena lamaran romantis di udara.
“Meskipun pilot bukan pendeta, mereka bisa menikahkan penumpang di pesawat. Tapi ini bukan kasus sembarangan,” jelas Barbara, pramugari asal Argentina yang kini tinggal di Spanyol.
Menurutnya, pernikahan di udara hanya bisa dilakukan dalam situasi darurat ekstrem, misalnya ketika nyawa salah satu penumpang terancam.
“Jika seorang penumpang mengalami serangan jantung dan sebagai permintaan terakhirnya ingin menikah, maka ya, itu bisa dilakukan,” katanya.
Namun, jika kondisi penerbangan sedang genting atau berisiko, semua rencana tersebut harus dibatalkan. Barbara menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penerbangan.
Fakta Tak Terduga: Pilot Dilarang Menahan Kentut
Salah satu pengakuan Barbara yang paling mengejutkan berkaitan dengan kenyamanan—dan keselamatan—di kokpit. Ia mengatakan, pilot justru dianjurkan untuk tidak menahan kentut.
Alasannya? Menahan gas di perut bisa mengganggu konsentrasi.
“Di ketinggian tinggi, tekanan atmosfer menurun sehingga volume gas di dalam tubuh bisa mengembang. Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu fokus pilot,” jelas Barbara.
Ia menambahkan, pilot seharusnya fokus mengendalikan pesawat, bukan menahan rasa sakit akibat perut kembung.
“Itulah mengapa disarankan, jika memang perlu, mereka membiarkannya keluar,” ujarnya.
Video Barbara yang mengungkap berbagai fakta tak biasa ini telah ditonton lebih dari 139 ribu kali dan menuai banyak komentar positif dari warganet.
“Kualitas video Anda luar biasa, Barbie. Terima kasih telah bekerja keras memberikan konten terbaik,” tulis salah satu pengguna.
Fakta-fakta ini mungkin terdengar sepele atau mengundang tawa, namun semuanya menunjukkan satu hal: di balik setiap penerbangan yang aman, ada prosedur dan pertimbangan serius—bahkan untuk hal yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.










