Jakarta, Generasi.co — Tren ledakan jumlah investor retail di pasar modal Indonesia membawa berkah tersendiri bagi industri sekuritas. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) melaporkan kinerja keuangan yang gemilang sepanjang tahun 2025, ditopang penuh oleh agresivitas segmen retail berbasis digital.
Tercatat, BRIDS sukses membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 23 persen secara tahunan (year-on-year), yang diiringi dengan lonjakan laba operasional secara masif hingga menembus angka lebih dari 200 persen.
Plt Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menegaskan bahwa capaian impresif ini merupakan buah dari transformasi bisnis perusahaan yang konsisten menggarap kanal digital.
“Kinerja sepanjang 2025 ini mencerminkan keberhasilan implementasi transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten. Segmen retail BRIDS menjadi kontributor utama, khususnya melalui platform digital yang terus berkembang dan didukung oleh optimalisasi teknologi,” ujar Fifi, Rabu (22/4/2026).
Dominasi Retail di Bisnis Brokerage
Secara struktur bisnis, layanan keperantaraan perdagangan efek (brokerage) masih menjadi tulang punggung utama BRIDS dengan kontribusi menyentuh 54 persen terhadap total pendapatan.
Dari porsi brokerage tersebut, dominasi segmen retail sangat terasa dengan sumbangsih mencapai 52 persen. Hal ini dipicu oleh meroketnya pertumbuhan transaksi melalui kanal online retail yang melonjak tajam hingga 156 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tertopang Rekor IHSG dan Makroekonomi
Kinerja apik BRIDS tidak lepas dari ketahanan makroekonomi nasional dan euforia pasar modal sepanjang 2025. Berikut adalah sejumlah indikator pendorongnya:
- Pertumbuhan Ekonomi: Perekonomian Indonesia tetap tangguh dengan pertumbuhan 5,11 persen secara tahunan di tengah ketidakpastian global.
- Rekor IHSG: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 22 persen, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) sebanyak 24 kali, dan ditutup kokoh di level 8.646 pada akhir 2025.
- Kapitalisasi Pasar: Tembus di angka Rp16.000 triliun.
- Ledakan Investor: Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor domestik mencapai 20,32 juta Single Investor Identification (SID), atau tumbuh 37 persen secara tahunan.
Strategi BRIDS Hadapi Persaingan Ketat
Menyadari persaingan di segmen retail yang semakin ketat, manajemen BRIDS telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi dan ekspansi. Perusahaan akan berfokus pada penguatan layanan berbasis teknologi dan pengembangan produk untuk mendongkrak pendapatan berulang (recurring income), salah satunya melalui optimalisasi fasilitas marjin.
Selain itu, BRIDS juga akan terus memaksimalkan sinergi di dalam ekosistem BRI Group. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas jangkauan distribusi sekaligus meningkatkan literasi investasi masyarakat luas. Ke depan, BRIDS meyakini bahwa investor retail masih akan menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan industri sekuritas nasional.










