Pekanbaru, Generasi.co — Prestasi membanggakan datang dari Kepulauan Meranti. Sekolah Kristen Kalam Kudus (SKKK) Selatpanjang sukses menyabet gelar juara pertama dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Pekanbaru, Sabtu (25/4/2026).
Kemenangan mutlak ini secara otomatis memastikan tiket bagi SKKK Selatpanjang untuk mewakili Provinsi Riau di babak grand final tingkat nasional di Jakarta pada Agustus mendatang, berhadapan dengan jawara dari 37 provinsi lainnya.
Pada babak final yang menguji Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, dan sesi Rebutan, SKKK Selatpanjang tampil mendominasi. Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI sekaligus juri, Siti Fauziah, S.E., M.M., menetapkan rincian perolehan poin akhir sebagai berikut:
- Juara 1: SKKK Selatpanjang (130 poin)
- Juara 2: SMAN Plus Provinsi Riau (105 poin)
- Juara 3: SMAN 1 Tembilahan Hulu (55 poin)
“Kami sudah memperoleh satu sekolah yang menjadi juara tingkat provinsi untuk mewakili Riau ke Jakarta. Saya ucapkan selamat kepada SKKK Selatpanjang, saya turut bangga,” ujar sosok yang akrab disapa Ibu Titi tersebut usai menyerahkan piala.
Meski demikian, Siti Fauziah memberikan peringatan keras agar para pemenang tidak lekas berpuas diri. Ia menegaskan bahwa kompetisi di ibu kota nanti akan jauh lebih brutal, serta menuntut pemahaman nilai kebangsaan yang bukan sekadar hafalan, melainkan implementasi karakter bagi calon pemimpin bangsa menuju era Indonesia Emas 2045.
Kemenangan Kilat Lewat Persiapan 10 Hari
Keberhasilan ini menjadi sejarah tersendiri bagi SKKK Selatpanjang, mengingat ini adalah partisipasi perdana mereka di ajang LCC Empat Pilar MPR. Suwarti, M.Pd., selaku guru pendamping dan guru PPKn, mengaku tidak menyangka timnya bisa melaju sejauh ini dengan persiapan yang sangat minim.
“Ini pengalaman pertama kami. Persiapannya sangat singkat, hanya sekitar satu minggu hingga sepuluh hari setelah seleksi kabupaten. Kami harus menggenjot tidak hanya pengetahuan materi, tetapi juga fisik dan mental siswa,” ungkap Suwarti, yang menyebut pihak sekolah sampai memberikan dispensasi khusus agar siswa fokus pada bimbingan.
Wisely Anton, siswa kelas 11 yang menjadi ujung tombak tim, menjadikan babak final ini sebagai bahan refleksi. Ia menyadari masih banyak celah materi yang harus ditambal sebelum bertolak ke Jakarta.
“Rasanya campur aduk. Di babak final tadi kami menyadari masih banyak materi yang belum tersentuh. Ini menjadi refleksi bagi kami untuk belajar lebih keras lagi dan mencari sumber referensi lain,” tutur Wisely penuh semangat.
Panggung Penguatan Demokrasi Pelajar
Kompetisi LCC Empat Pilar MPR RI sendiri merupakan agenda strategis tahunan negara untuk membumikan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di kalangan pelajar.
Adu gagasan tingkat Provinsi Riau ini disaksikan langsung oleh Anggota Badan Sosialisasi MPR RI (Kelompok DPD RI Dapil Riau) Arif Eka Saputra, S.Pi., dan Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr. Nasrol Akmal, M.Pd.
Ajang ini total diikuti oleh sembilan sekolah unggulan se-Provinsi Riau yang sebelumnya telah lolos proses seleksi ketat dari tingkat kabupaten/kota.










