Johan Rosihan menggelar peringatan Maulid Nabi di Sumbawa, ajak masyarakat teladani akhlak Rasul & rawat persatuan bangsa.
Generasi.co, Jakarta – Ratusan warga tumpah ruah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Rumah Aspirasi Johan Rosihan, Jumat (12/9/2025). Mengusung tema ‘Merawat Persaudaraan, Meneguhkan Kebangsaan’, acara berlangsung khidmat dengan lantunan selawat, zikir, serta tausiah penuh makna.
Anggota DPR RI dari Dapil NTB I (Pulau Sumbawa) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI ini menegaskan momen Maulid Nabi seharusnya dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat nilai-nilai moral dan kebangsaan.
“Sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 128, Rasulullah adalah sosok yang peduli pada penderitaan umatnya, sangat menginginkan keselamatan kita, dan penuh kasih sayang kepada orang beriman. Inilah teladan yang harus kita hidupkan dalam kehidupan pribadi maupun kebangsaan,” tutur Johan dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/9).
Acara yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini juga menampilkan tausiah dari penceramah utama Dea Guru Munajat yang menyampaikan pentingnya cinta kepada Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada lisan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Ia memaparkan empat wujud nyata cinta Rasul yaitu menjaga akhlak dalam kehidupan pribadi, menciptakan keluarga yang sakinah, membangun kepedulian sosial di masyarakat, serta menjaga nilai-nilai keadilan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa.
“Cinta Rasul harus berkonsekuensi. Kalau kita benar-benar mencintai beliau, maka kita akan meneladani sifat-sifat beliau dalam setiap aspek kehidupan,” tegasnya.
Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan pembacaan syair Maulid, doa bersama, dan ramah tamah antarjamaah. Semangat kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran para pemuda yang turut memeriahkan acara lewat berbagai bentuk karya dan kontribusi.
Johan berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah serta membumikan kembali akhlak Rasulullah SAW di tengah tantangan kehidupan modern. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid sebagai sarana membangkitkan kesadaran kolektif untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa.










