Gandeng BRI Life, PNM Yogyakarta Edukasi 50 Nasabah Mekaar Pentingnya Literasi Asuransi

Ekosistem Ultra Mikro BRI Group Dorong Kinerja PNM Melesat Signifikan/Ist.

Yogyakarta, Generasi.co — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Yogyakarta bersinergi dengan PT Asuransi BRI Life menggelar program edukasi literasi asuransi yang menyasar 50 nasabah perempuan dari program PNM Mekaar. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk membekali para pelaku usaha ultra mikro dengan literasi keuangan yang mumpuni, sehingga mereka mampu merancang masa depan bisnis dan keluarga yang lebih aman serta terukur.

Pemimpin PNM Cabang Yogyakarta, Agus Triyanto, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi ini bukanlah program instan, melainkan bagian dari cetak biru kolaborasi berkelanjutan yang akan terus dieksekusi di berbagai pelosok wilayah sepanjang tahun 2026. Fokus utamanya adalah menciptakan jaring pengaman agar pengusaha ultra mikro dapat menjalankan aktivitas ekonominya tanpa bayang-bayang kecemasan.

“Kami berharap para nasabah dapat mengelola usaha dan keuangan keluarga dengan lebih aman, bijak, dan berkelanjutan,” ujar Agus Triyanto.

Ia menyadari betul bahwa bagi mayoritas pengusaha kecil, mendapatkan akses terhadap asuransi usaha kerap kali terasa bagaikan hal yang mustahil. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa minimnya akses informasi, stigma akan prosedur klaim yang berbelit-belit, hingga keterbatasan modal, sering kali menjadi tembok penghalang bagi mereka untuk memproteksi bisnis yang sedang dirintis.

“Di tengah tantangan tersebut, upaya meningkatkan literasi keuangan menjadi kunci agar pengusaha ultra mikro bisa merencanakan masa depan yang lebih aman dan terukur,” tambahnya.

Mendobrak Stigma Ribet dan Mahal

Dampak positif dari edukasi ini langsung dirasakan oleh para peserta. Salah seorang nasabah yang juga merupakan pemilik usaha kerajinan di Yogyakarta membagikan pengalamannya. Ia mengaku sempat dipenuhi keraguan untuk mendaftarkan usahanya ke asuransi karena terbelenggu mitos bahwa asuransi itu rumit dan menguras kantong.

Namun, pandangannya berubah 180 derajat setelah mengikuti sesi literasi tersebut. “Kini saya merasa lebih tenang menghadapi risiko yang mungkin terjadi,” ungkapnya lega, setelah memahami secara utuh betapa vitalnya perlindungan asuransi bagi keberlangsungan usahanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Syariah BRI Life, KH. Dr. Mohamad Hidayat, MBA., MH., turut memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh para ibu-ibu peserta. Ia menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai asuransi dan tata kelola keuangan yang berbasis syariah merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga yang kokoh.

“Bersama PNM, edukasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata dan dampak positif jangka panjang bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro, mendorong mereka untuk terus berkembang sambil menjaga kesejahteraan keluarga,” tutur Mohamad Hidayat menutup sesi edukasi.