Generasi.co, JAKARTA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai dilakukan melalui soft launching pada Oktober 2026.
Ferry mengatakan soft launching dapat dimulai setelah Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Operasional KDKMP ditandatangani Presiden.
“Sekarang manajernya sudah dipersiapkan untuk didistribusikan. Dan mungkin bulan Oktober ini juga sudah mulai soft launching untuk operasionalnya,” ujar Ferry dalam Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II di Jakarta, Senin.
Ferry belum menyebutkan jumlah KDKMP yang akan mengikuti soft launching pada Oktober.
Persiapan operasional juga mencakup penempatan manajer. Ferry mengatakan para manajer yang telah direkrut dan mengikuti pelatihan sudah memperoleh surat keputusan (SK) pengangkatan, termasuk penetapan gaji dan tunjangan.
Para manajer tersebut akan ditempatkan pada KDKMP yang telah menyelesaikan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapannya.
Ferry menyebut sekitar 23 ribu bangunan KDKMP telah selesai dibangun 100 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 17 ribu KDKMP masih menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) sebelum diserahterimakan kepada desa untuk dioperasikan.
Sebelumnya, Ferry menyebut 17.288 KDKMP yang telah memiliki bangunan fisik ditargetkan mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026.
Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9), Ferry mengatakan 17.288 KDKMP tersebut telah memiliki bangunan gudang, gerai, dan kelengkapan lainnya berdasarkan data PT Agrinas Pangan Nusantara yang disampaikan kepada Kementerian Koperasi.
Koperasi-koperasi tersebut selanjutnya menjalani proses verval, reviu, dan serah terima sebelum masuk tahap penempatan manajer dan operasional KDKMP.










