Ketua MPR RI Ahmad Muzani dukung rencana FISIP UB fasilitasi studi lanjut staf MPR dan buka prodi di Jakarta.
Generasi.co, Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Dr. Ahmad Imron Rozuli, di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Pertemuan berlangsung hangat selama kurang lebih 30 menit dan membahas berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam audiensi tersebut, Ahmad Imron menyampaikan niat FISIP UB untuk membuka akses pendidikan lanjutan bagi para staf dan tenaga ahli MPR RI.
a mencontohkan keberhasilan kerja sama serupa dengan Pemerintah Kabupaten Nabire, yang telah mengirimkan sejumlah staf untuk mengikuti program S2 secara daring di FISIP UB, dengan pertemuan tatap muka terbatas di Malang.
“Seperti saat ini kami sudah punya kerjasama dengan Nabire. Beberapa stafnya kuliah di kami dengan daring. Beberapa pertemuan saja untuk kuliah luring di Malang,” ujar Ahmad Imron dalam keterangannya, Kamis (10/7).
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan rencana pembukaan program studi FISIP UB di kampus UB Jakarta, yang berlokasi di kawasan Tebet. Menurutnya, hal ini bisa menjadi opsi menarik bagi staf atau tenaga ahli MPR RI yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar dari Jakarta.
“Kami juga punya UB Jakarta di daerah Tebet, perencanaannya FISIP juga akan punya prodi di UB Jakarta. Ini juga bisa jadi opsi untuk para staf atau tenaga ahli di MPR,” jelasnya.
Selain rencana pendidikan, Imron menyebutkan bahwa FISIP UB telah menjalin kerja sama dengan Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR RI. Ia berharap kerja sama ini dapat terus diperkuat, termasuk dengan menghadirkan Ketua MPR sebagai pembicara dalam kuliah tamu untuk mahasiswa FISIP UB, yang direncanakan pada bulan September atau Oktober 2025.
Menanggapi hal tersebut, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyambut baik semua rencana yang disampaikan. Ia mendukung penuh pembukaan program studi FISIP di Jakarta dan mendorong pemanfaatan kerja sama tersebut untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan MPR RI.
“Ini bagus agar kajian dari K3 tidak hanya jadi menara gading,” ujarnya mengapresiasi kolaborasi antara FISIP UB dan Komisi K3.
Terkait undangan kuliah tamu, Muzani menyatakan kesediaannya untuk hadir di Universitas Brawijaya.
“Kebetulan ada beberapa agenda di sekitar Malang. Nanti bisa kita koordinasi lebih lanjut,” tambahnya.
Audiensi ditutup dengan pertukaran pandangan mengenai kondisi dan tantangan dunia pendidikan saat ini. Dekan FISIP UB hadir bersama Plt Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Dr. Muhammad Lukman Hakim, Dosen Ilmu Komunikasi Syahirul Alim, dan Humas FISIP UB Muhammad Irfan Anshori.
(BAS/Red)










