Prasetyo Hadi: Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Minta Diperbaiki

Mensesneg Prasetyo Hadi (Sumber: Instagram @prasetyo_hadi28)
Mensesneg Prasetyo Hadi (Sumber: Instagram @prasetyo_hadi28)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah catatan koreksi terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Koreksi tersebut menyasar aspek desain hingga fungsi bangunan di ibu kota baru tersebut.

Hal ini disampaikan Prasetyo usai mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan kerja ke IKN dan peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang, Selasa (13/01). Prabowo meminta Otorita IKN (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera menindaklanjuti arahan tersebut.

“Masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden berikan koreksi, pertama terkait desain dan kedua mengenai fungsi. OIKN dan Kementerian PU diminta terus melakukan perbaikan,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Target Legislatif-Yudikatif 2028

Selain masalah desain, Kepala Negara juga menekankan urgensi percepatan pembangunan setelah menerima laporan langsung dari Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.

Prasetyo menyebut, fokus utama percepatan ini adalah penyelesaian fasilitas bagi lembaga legislatif (DPR/MPR) dan yudikatif. Hal ini sejalan dengan visi melengkapi infrastruktur trias politika di IKN.

“Presiden sejak awal memberikan penekanan pada percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif agar bisa ditargetkan rampung pada 2028,” jelasnya.

Kunjungan pada Senin (12/01) lalu menandai lawatan perdana Prabowo ke IKN sejak resmi menjabat sebagai Presiden. Dalam kesempatan itu, Prabowo turut bermalam di kawasan IKN untuk memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai rencana jangka panjang nasional.