Terungkap! Ini Penyebab Jakarta dan Sekitarnya Mati Lampu Mendadak Pagi Tadi

Petugas PLN/Menpan

Jakarta, Generasi.co — PT PLN (Persero) akhirnya buka suara untuk mengungkap penyebab utama terjadinya pemadaman listrik (mati lampu) yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (23/4/2026) pagi. Gangguan pasokan listrik ini sempat melumpuhkan sebagian aktivitas warga dan memicu keluhan di media sosial.

Berdasarkan keterangan dari layanan pelanggan PLN melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) @pln_123, pemadaman tersebut rupanya dipicu oleh adanya aktivitas pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.

Imbas Perbaikan Pembangkit dan Manajemen Beban

Pihak PLN menjelaskan bahwa gangguan aliran listrik ini terjadi karena perusahaan harus melakukan pengaturan operasional yang berdampak pada sebagian wilayah.

“Sebagai upaya peningkatan keandalan pasokan listrik, PLN saat ini sedang melaksanakan kegiatan perbaikan pembangkit yang memerlukan pengaturan operasional atau manajemen beban di sebagian wilayah Jakarta,” tulis akun resmi @pln_123 saat merespons aduan warganet.

Secara terpisah, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, membenarkan adanya gangguan suplai tersebut. Ia menegaskan bahwa tim teknis PLN di lapangan tengah berkonsentrasi penuh untuk memulihkan aliran listrik secepat mungkin.

“Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus lakukan upaya penormalan,” jelas Andika. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan status kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan Contact Center 123.

Dampak Luas: Ujian Daring Terganggu hingga Sinyal Hilang

Pemadaman yang mulai terasa sekitar pukul 10.38 WIB ini memiliki cakupan wilayah terdampak yang cukup luas. Pantauan di lapangan dan media sosial menunjukkan area yang mengalami pemadaman meliputi kawasan perkantoran Mampang Prapatan (Jakarta Selatan), Jelambar, Matraman, Jakarta Timur, hingga menyeberang ke wilayah Jati Cempaka, Pondok Gede, Bekasi.

Matinya pasokan listrik secara mendadak di jam produktif ini memicu beragam kendala bagi warga, di antaranya:

  • Aktivitas Akademik: Terputusnya koneksi internet secara tiba-tiba yang mengacaukan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) daring.
  • Jaringan Komunikasi: Menurunnya kualitas sinyal seluler dan internet secara drastis (lemot).
  • Kepanikan Warga: Munculnya asumsi kebakaran di kalangan masyarakat karena terdengarnya sirene armada pemadam kebakaran di tengah situasi mati lampu.