Jakarta, Generasi.co — Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Generasi Z (Gen Z) memiliki karakter dan potensi yang sangat ideal untuk memimpin ekosistem koperasi masa depan di Indonesia. Generasi muda dinilai sebagai kunci utama dalam transformasi ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Pernyataan strategis tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam forum Jakarta Business Competition yang mengusung tema “Cultural Based Sociopreneurship”. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Indonesia Banking School di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
“Saya menegaskan bahwa Gen Z memiliki karakter yang sangat cocok dengan ekosistem koperasi masa depan. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didesain dengan sistem yang adaptif, tidak kaku, kolaboratif, dan terbuka terhadap inovasi,” ungkap Ferry melalui unggahan di akun Instagram pribadinya usai acara.
KDKMP: Koperasi Modern Berorientasi Dampak Sosial
Menkop menyadari bahwa stigma koperasi di kalangan anak muda kerap dianggap kuno dan kaku. Oleh karena itu, pemerintah kini tengah memacu revitalisasi melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Koperasi model baru ini dirancang agar sejalan dengan gaya kerja dan preferensi karier Gen Z yang dinamis. Beberapa karakteristik KDKMP yang diklaim sangat relevan dengan anak muda antara lain:
- Fleksibel dan Terbuka: Tidak lagi birokratis dan kaku, melainkan mengedepankan efisiensi.
- Kolaboratif: Membuka ruang kemitraan lintas sektor dan pemberdayaan komunitas.
- Berbasis Inovasi: Memanfaatkan teknologi digital dalam tata kelola dan pemasaran.
- Dampak Sosial (Sociopreneurship): Tidak sekadar mencari profit, tetapi juga memecahkan masalah sosial di masyarakat desa.
Panggilan Mengabdi di Garis Depan Ekonomi
Lebih lanjut, Ferry secara khusus mengundang generasi muda terdidik untuk tidak ragu terjun ke desa dan mengambil peran strategis dalam KDKMP. Menurutnya, program prioritas ini tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya intervensi pemikiran dari generasi yang melek teknologi.
“Saya mengajak generasi muda khususnya Gen Z, untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat ekonomi akar rumput melalui program prioritas KDKMP,” tegasnya.
Menkop meyakini bahwa masa depan ekonomi Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian global, sangat membutuhkan energi baru, ide-ide segar, dan keberanian anak muda untuk menciptakan perubahan riil dari tingkat desa atau kelurahan.










