SGU resmi membuka program S1 Medical Biotechnology dengan kurikulum internasional dan peluang double degree di Jerman. Persiapkan karir di bidang bioteknologi medis yang menjanjikan!
Generasi.co, Jakarta – Swiss German University (SGU) memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan sains dengan meluncurkan program sarjana terbaru S1 Medical Biotechnology di bawah Faculty of Life Sciences and Technology.
Peluncuran program ini menjadi bagian dari acara SGU Open House 2025 yang berlangsung di kampus Alam Sutera, Sabtu (26/4/2025).
Menjawab Kebutuhan Industri Kesehatan Masa Depan
Program ini dirancang untuk memenuhi permintaan global akan tenaga ahli di bidang bioteknologi medis – sebuah disiplin ilmu yang menggabungkan biologi molekuler, teknologi, dan ilmu kedokteran untuk menciptakan terobosan di dunia kesehatan.
Mulai dari pengembangan obat berbasis sel punca, terapi gen, produksi vaksin, hingga diagnostik presisi, lulusan program ini dipersiapkan untuk menjadi pelaku utama dalam revolusi kesehatan modern.
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo selaku Rektor SGU menekankan: “Bioteknologi medis bukan sekadar ilmu, tapi tentang menciptakan solusi untuk masa depan kesehatan manusia. Melalui program ini, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki visi untuk memajukan dunia medis.”
Keunggulan Program Medical Biotechnology SGU
Program ini menawarkan berbagai keistimewaan yang membedakannya dari program sejenis:
- Kurikulum berbasis industri yang dirancang bersama pakar dari Jerman dan Singapura
- Fasilitas laboratorium bioteknologi mutakhir dengan peralatan kelas dunia
- Dosen praktisi yang aktif di riset dan industri farmasi global
- Program double degree dengan South Westphalia University of Applied Sciences (Jerman)
- Peluang magang di perusahaan bioteknologi ternama seperti Roche, Bayer, dan Bio Farma
- Pathway kerja di Jerman melalui kerja sama dengan perusahaan mitra SGU
Dr. Hery Sutanto, S.Si., M.Si., Dekan Faculty of Life Sciences and Technology menambahkan: “Lulusan kami akan memiliki kompetensi lengkap – dari dasar molekuler penyakit hingga teknik produksi biofarmasetikal. Ini bekal penting untuk karir di era medicine 4.0.”
Kisah Sukses Alumni SGU
Acara peluncuran turut menghadirkan dua alumni SGU yang telah sukses berkarir di tingkat internasional:
- Fatiya Nabila (Biomedical Engineering 2010) – Business Development Manager di DV Medika Group
“Pembelajaran berbasis proyek di SGU memberi saya kemampuan analitis yang sangat berguna dalam pengembangan bisnis kesehatan.” - Sandiego Himawan (Biotechnology 2014) – Lab Manager di INM-Leibniz Institute, Jerman
“Sistem pendidikan SGU yang mengedepankan kolaborasi internasional memudahkan transisi saya bekerja di lingkungan riset Jerman.”
Prospek Karir Luas
Lulusan program ini dapat meniti karir di berbagai bidang:
- Industri farmasi dan bioteknologi (R&D, produksi, quality control)
- Laboratorium diagnostik dan forensik
- Perusahaan alat kesehatan dan diagnostik
- Lembaga penelitian (LIPI, BPPT, Eijkman Institute)
- Wirausaha di bidang kesehatan digital
- Studi lanjut di bidang bioteknologi, biomedis, atau bioinformatika
Aulia Arif Iskandar, S.T., M.T., Kepala Program Studi Medical Biotechnology menyatakan: “Kami tidak hanya mencetak lulusan, tapi pionir di bidang medtech. Setiap mahasiswa akan terlibat langsung dalam proyek riset aplikatif sejak tahun kedua.”
Pendaftaran Dibuka untuk Angkatan Pertama
Program S1 Medical Biotechnology SGU kini membuka pendaftaran untuk angkatan pertama tahun akademik 2025/2026.
Calon mahasiswa dapat mengikuti beasiswa prestasi hingga 50% dan program early bird.
Dengan hadirnya program ini, SGU semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi internasional di Indonesia yang mampu menjawab tantangan kesehatan global melalui inovasi pendidikan.
(BAS/Red)










