Yogyakarta, Generasi.co — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus bermanuver dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui ragam inovasi keuangan digital yang menyasar generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, dalam ajang Jogja Financial Festival 2026 yang digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada 22 hingga 23 Mei 2026.
Kehadiran booth BNI dalam perhelatan ini dirancang secara matang untuk memperkenalkan layanan perbankan digital yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga sangat relevan dengan gaya hidup milenial dan Gen Z. Lewat pendekatan interaktif ini, BNI berharap para pemuda dapat merancang perencanaan finansial mereka sedini mungkin.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushatomo, menyampaikan bahwa ajang Jogja Financial Festival 2026 menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan untuk lebih dekat dengan generasi penerus. Pihaknya berambisi mencetak generasi yang cerdas secara finansial dan tanggap teknologi.
“Melalui partisipasi dalam Jogja Financial Festival 2026, BNI ingin semakin mendekatkan layanan dan solusi keuangan digital kepada generasi muda. Kami terus mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, agar semakin melek keuangan sekaligus terbiasa memanfaatkan layanan digital untuk mendukung perencanaan keuangan masa depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.
Selama pameran berlangsung, BNI menyulap area booth mereka menjadi pusat layanan yang komprehensif. Pengunjung disuguhkan program konsultasi keuangan gratis, edukasi produk digital banking, hingga kesempatan menyeruput kopi dengan harga spesial eksklusif bagi para pengguna aplikasi wondr by BNI. Tidak tanggung-tanggung, BNI juga menyiapkan permainan fish bowl bagi nasabah yang membuka produk tabungan atau deposito di lokasi. Berbagai hadiah menarik seperti earbuds, jam tangan, tumbler, hingga tas tangan siap dibawa pulang oleh pengunjung yang beruntung.
Untuk menjawab kebutuhan spesifik kalangan pelajar, BNI menjadikan produk Taplus Muda sebagai garda terdepan. Tabungan ini dinilai sangat ramah kantong karena menawarkan kemudahan transaksi digital penuh dengan biaya administrasi yang diklaim sangat terjangkau, yakni hanya lima ribu rupiah per bulan. Biaya minim ini diharapkan mampu memupuk kebiasaan menabung tanpa membebani dompet siswa.
Inovasi digital lain yang menjadi primadona dalam festival tersebut adalah program akuisisi nasabah melalui aplikasi wondr by BNI yang terintegrasi dengan fitur Life Goal dan Tapenas. BNI memberikan insentif jorjoran untuk menarik minat investasi anak muda. Bagi nasabah baru yang membuka rekening, melakukan aktivasi, serta menyetor dana ke tabungan Tapenas melalui aplikasi wondr, BNI menyiapkan reward hingga tiga ratus ribu rupiah. Nasabah eksisting pun turut dimanjakan dengan hadiah mencapai dua ratus lima puluh ribu rupiah apabila mereka membuka Tapenas atau Life Goals selama periode acara.
Menyadari mobilitas dan gaya hidup global anak muda masa kini, BNI juga mulai memperkenalkan fitur BNI Multicurrency. Layanan lintas mata uang ini dirancang untuk mempermudah segala bentuk transaksi nasabah ketika melancong atau belajar di luar negeri. Sementara bagi pengunjung festival yang sudah memasuki dunia kerja dan memiliki penghasilan tetap, BNI menawarkan opsi tabungan berjangka agar perencanaan keuangan jangka panjang mereka menjadi lebih terarah.
Langkah mitigasi risiko tak luput dari perhatian BNI. Melalui anak perusahaannya, BNI Life, perusahaan turut memamerkan berbagai produk perlindungan asuransi yang mencakup asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, hingga asuransi berbasis syariah yang sepenuhnya bisa disesuaikan dengan profil dan kebutuhan nasabah.
Melengkapi ekosistem layanan holistik tersebut, BNI Life menghadirkan fasilitas medical check-up secara cuma-cuma bagi para pengunjung. Langkah ini menjadi bukti dukungan nyata BNI terhadap pentingnya menyelaraskan perencanaan kesehatan fisik dengan kesehatan finansial sejak dini. Bagi nasabah yang langsung mengambil langkah konkret dengan melakukan transaksi produk BNI Life senilai lima juta rupiah, BNI langsung memberikan apresiasi berupa tumbler premium.
Di akhir penjelasannya, Okki menegaskan bahwa seluruh program yang dibawa ke Yogyakarta ini bermuara pada satu tujuan utama BNI, yakni memberikan kemudahan. “Berbagai solusi tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI untuk menghadirkan pengalaman perbankan digital yang relevan, mudah diakses, dan mampu membantu masyarakat dalam merencanakan keuangan jangka panjang secara lebih sehat dan terarah,” pungkasnya.
Dengan serbuan inovasi dan ragam promosi di Jogja Financial Festival 2026, BNI berharap tingkat penetrasi layanan digital banking di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda, dapat terus meroket tajam.










