Fenomena Pasangan “Camouflage Marriage” di Jepang Jadi Sorotan, Diangkat ke Drama TV

Mou Ichido Fuufu ni Narimasu ka?/IG

Generasi.co, Tokyo – Fenomena pasangan yang tetap mempertahankan pernikahan meski hubungan mereka telah memburuk atau nyaris tanpa komunikasi kembali menjadi perhatian di Jepang. Isu yang dikenal sebagai camouflage marriage atau “pernikahan semu” itu bahkan diangkat menjadi drama televisi terbaru yang mulai tayang di jaringan Nippon TV sejak 6 Juli 2026.

Dilansir melalui PR Times JP, drama berjudul Mou Ichido Fuufu ni Narimasu ka? ~Camouflage Couple~ diadaptasi dari manga Camouflage Couple yang merupakan adaptasi novel Candy Mitai na…… karya Mutsuba Miyabi yang dipublikasikan melalui platform novel Everystar. Drama tersebut dibintangi Morisako Ei dan Maeda Goki sebagai pemeran utama.

Cerita drama itu mengangkat kehidupan pasangan suami istri yang retak akibat perselingkuhan. Tokoh utama, Aiko, memutuskan melanjutkan hidup demi dirinya dan anak yang dikandungnya setelah mengetahui pengkhianatan suaminya, Seiichi. Di sisi lain, sang suami berusaha memperbaiki hubungan setelah menyadari kesalahannya. Kisah tersebut memadukan unsur perselingkuhan, drama keluarga, dan proses pemulihan hubungan.

Tema yang diangkat drama tersebut sejalan dengan fenomena yang tengah menjadi perhatian di Jepang. Dikutip melalui TV Asahi, hasil survei yang ramai diperbincangkan menunjukkan sekitar dua dari 10 pasangan berpotensi menjalani hubungan sebagai “pasangan semu”, yakni tetap berstatus suami istri tetapi nyaris tidak lagi memiliki hubungan emosional.

Salah seorang pria berusia 30-an tahun mengaku sudah hampir empat tahun tidak lagi berbicara dengan istrinya. Menurutnya, komunikasi di antara mereka praktis terputus dan hanya sesekali berlangsung melalui pesan singkat.

“Kalau saya mencoba memperbaiki hubungan, respons yang saya terima selalu seperti, ‘Sekarang mau bicara apa?’ atau ‘Memangnya ada yang perlu dibahas?’,” ujarnya.

Meski hubungan di dalam rumah tangga memburuk, ia mengatakan keluarganya tetap terlihat harmonis di hadapan orang lain. Mereka masih menghadiri kegiatan sekolah anak dan menjalani aktivitas keluarga seperti biasa.

Pria tersebut mengaku keretakan hubungan bermula ketika ia sibuk mengejar sertifikasi pekerjaan. Sang istri menilai dirinya tidak membantu mengurus rumah tangga maupun anak setelah kelahiran buah hati mereka. Hubungan dengan putrinya pun ikut memburuk karena sang anak lebih dekat dengan ibunya.

Pengalaman serupa dialami Mitsuki, perempuan berusia 30-an tahun yang telah beberapa tahun hampir tidak berkomunikasi dengan suaminya. Ia menilai keretakan rumah tangganya bukan dipicu satu peristiwa besar, melainkan akumulasi persoalan kecil yang terus berulang.

Ia mengaku berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari mengusulkan pembagian pekerjaan rumah, menyampaikan pesan melalui LINE, hingga meninggalkan catatan, tetapi tidak menghasilkan perubahan.

Meski demikian, Mitsuki belum memilih bercerai. Menurutnya, hubungan anak-anak dengan ayah mereka masih berjalan baik sehingga ia belum menganggap perceraian menjadi pilihan terbaik saat ini.

Pakar persoalan rumah tangga Okano Atsuko menilai banyak suami bahkan tidak menyadari bahwa mereka telah hidup sebagai pasangan semu.

“Anak-anak justru lebih peka daripada orang dewasa. Mereka bisa merasakan suasana tidak nyaman ketika orang tua tidak saling berbicara,” katanya.

Okano juga mengingatkan bahwa membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut berisiko membuat salah satu pihak memilih jalur hukum untuk mengakhiri pernikahan. Ia menawarkan konsep sotsukon atau “perceraian tanpa putus hubungan” sebagai salah satu alternatif, yakni kesepakatan dua pihak untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri tanpa harus langsung mengakhiri status pernikahan.

Menurutnya, upaya memperbaiki hubungan dapat dimulai dari langkah sederhana.

“Yang paling penting adalah jujur menyampaikan rasa kesepian kepada pasangan,” ujarnya.

Drama Mou Ichido Fuufu ni Narimasu ka? ~Camouflage Couple~ dijadwalkan tayang sebanyak 12 episode setiap Senin malam di slot Drama DEEP Nippon TV. Selain penayangan televisi, serial tersebut juga tersedia melalui layanan streaming TVer dan Hulu setelah setiap episode disiarkan.