Mencegah Ambeien (Wasir) secara Tepat: Tips Ampuh dari Dokter Spesialis dan Ahli Gizi

Ilsutrasi Wasir/Unsplash

Ambeien atau wasir (hemoroid) adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan parah, seringkali dipicu oleh sembelit kronis dan kebiasaan mengejan saat Buang Air Besar (BAB). Kabar baiknya, para ahli kesehatan sepakat bahwa pencegahan ambeien sangat mungkin dilakukan hanya dengan menerapkan perubahan gaya hidup dan pola makan yang teratur.

Berikut adalah panduan pencegahan ambeien yang paling efektif, didukung oleh pendapat para dokter spesialis bedah dan ahli gizi:

1. Fokus Utama: Diet Tinggi Serat dan Cairan

Menurut dr. Eko Priatno, SpB-KBD, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif, upaya pencegahan utama ambeien adalah menciptakan pola BAB yang teratur dan menghindari tinja yang keras. Hal ini hanya bisa dicapai melalui asupan serat dan cairan yang optimal.

Tips Pola Makan Anti-Ambeien:

  • Tingkatkan Asupan Serat (25–35 gram/hari):
    • Serat berfungsi melunakkan dan menambah massa tinja sehingga mudah dikeluarkan tanpa perlu mengejan.
    • Rekomendasi Ahli Gizi: Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi seperti buah-buahan (pepaya, pir, apel, biji-bijian utuh), sayuran hijau, dan kacang-kacangan. dr. Nadhilah Kaulika, Sp.GK, Ahli Gizi, menekankan bahwa makanan tinggi serat sangat berperan penting dalam melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, penyebab utama wasir.
  • Cukupi Kebutuhan Air Putih:
    • Minum setidaknya 8 gelas air per hari atau sekitar 2 liter. Cairan berfungsi sebagai pelumas dan pelembap yang membantu feses bergerak lancar di sepanjang usus.
  • Hindari Pemicu Konstipasi:
    • Batasi konsumsi minuman berkafein (kopi, teh, soda) dan alkohol, karena dapat memicu dehidrasi dan membuat feses menjadi keras.
    • Kurangi makanan pedas dan makanan olahan yang rendah serat dan tinggi lemak.

2. Ubah Kebiasaan di Toilet dan Gaya Hidup

Kebiasaan saat BAB dan aktivitas harian sangat menentukan risiko terkena ambeien.

a. Hindari Mengejan dan Menunda BAB

  • Jangan Mengejan Terlalu Keras: Mengejan saat BAB meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum (anus), yang menyebabkan pembengkakan dan timbulnya ambeien. Jika tinja sulit keluar, tandanya Anda kurang serat dan cairan, bukan harus mengejan lebih keras.
  • Jangan Menunda BAB: Segera ke toilet saat ada dorongan BAB. Menunda BAB membuat usus menyerap lebih banyak air dari feses, menjadikannya kering dan keras.

b. Jaga Aktivitas Fisik dan Berat Badan

  • Rutin Berolahraga: Olahraga ringan hingga sedang (seperti jalan cepat selama 20-30 menit sehari) penting untuk merangsang pergerakan usus dan mencegah sembelit, serta membantu menjaga berat badan yang sehat.
  • Hindari Duduk Terlalu Lama: Menurut para ahli, duduk di kursi (terutama kursi keras) dalam jangka waktu yang sangat lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus, sehingga memperbesar risiko ambeien. Selalu luangkan waktu untuk berdiri dan berjalan-jalan singkat setiap satu jam sekali.
  • Hindari Angkat Beban Berlebihan: Aktivitas yang meningkatkan tekanan di rongga perut, seperti mengangkat beban yang terlalu berat, harus dilakukan dengan teknik pernapasan yang benar agar tidak menekan pembuluh darah di sekitar anus.

Dengan mengikuti saran pencegahan berbasis diet, hidrasi, dan gaya hidup aktif ini, risiko terjadinya ambeien dapat diminimalkan secara signifikan, memberikan Anda kesehatan pencernaan yang optimal dan bebas dari rasa tidak nyaman.