Siapa yang tidak ingin selalu terlihat segar, plumpy (kenyal), dan bercahaya layaknya usia 20-an? Seiring bertambahnya usia, tampilan kulit cenderung kehilangan dewy-ness alaminya. Namun, para Make-up Artist (MUA) kini membocorkan rahasia bahwa tampilan awet muda bisa diciptakan hanya dengan mengubah sedikit teknik aplikasi dan pemilihan produk.
Rahasia utamanya adalah menghindari produk tebal dan matte berlebihan, serta memaksimalkan tampilan kulit yang lembap dan bercahaya (youthful glow). Berikut adalah panduan lengkap dan terperinci untuk mendapatkan look yang membuat Anda tampak seperti baru menginjak usia 20-an.
I. Kunci Utama: Kulit “Hidrasi Maksimal”
Tampilan muda identik dengan kulit yang terhidrasi sempurna. Jangan pernah melewatkan skin preparation.
- Pelembap dan Primer: Gunakan pelembap (moisturizer) yang kaya hidrasi. Setelah meresap, aplikasikan illuminating primer atau primer berbasis air. Primer jenis ini akan memberikan kilau sehat dari dalam, yang merupakan dasar dari look 20-an.
- Perawatan Mata: Area mata adalah yang pertama menunjukkan tanda penuaan. Aplikasikan krim mata atau eye serum sebelum concealer untuk memastikan area bawah mata tetap lembap dan mencegah creasing (lipatan).
II. Complexion Ringan: Skin-Like Bukan Cakey
Base makeup yang tebal dan kering adalah musuh utama tampilan awet muda.
- Pilih Formula Dewy atau Satin: Ganti foundation full-coverage dengan BB Cream, Cushion, atau Skin Tint yang memiliki hasil akhir dewy atau satin. Formula ringan mencegah riasan masuk ke garis halus dan kerutan.
- Teknik Aplikasi “Lapisan Tipis”: Aplikasikan complexion sangat tipis, fokus pada bagian tengah wajah, dan baurkan ke luar. Gunakan beauty blender basah atau kuas yang padat untuk hasil yang lebih menyatu (seamless).
- Concealer Strategis: Gunakan concealer hanya pada noda yang sangat mengganggu dan lingkaran hitam. Untuk bawah mata, pilih concealer yang ringan dan melembapkan. Hindari setting bedak berlebihan di area ini, karena dapat menonjolkan garis halus.
III. Seni Contouring dan Blush “Tinggi”
Teknik penempatan blush dan contour adalah penentu dimensi wajah yang tampak kencang.
- Contour Hangat (Tidak Abu-Abu): Gunakan cream contour dengan warna yang sedikit lebih hangat (bronzer) daripada contour yang benar-benar abu-abu. Aplikasikan sedikit lebih tinggi dari posisi contour tradisional (di bawah tulang pipi), baurkan ke atas untuk menciptakan efek wajah terangkat (lifting).
- Aplikasi Blush On “Tinggi”: Ini adalah trik penting! Aplikasikan cream blush (warna peach atau coral cerah) di atas tulang pipi, dekat dengan area bawah mata, dan baurkan ke arah pelipis. Penempatan blush yang lebih tinggi memberikan ilusi pipi yang lebih penuh dan terangkat.
- Highlighter Sehat: Pilih highlighter cair (liquid) atau cream yang memberikan kilau basah (wet look), bukan glittery. Aplikasikan tipis-tipis di puncak tulang pipi, sedikit di ujung hidung, dan busur cupid (di atas bibir).
IV. Riasan Mata dan Alis: Lembut dan Terbuka
Riasan mata dan alis yang terlalu keras atau tebal dapat menambah usia.
- Alis Natural dan Lembut: Bentuk alis harus mengikuti bentuk alami, tidak terlalu kotak atau terlalu tebal. Gunakan brow powder atau pensil mikro untuk mengisi kekosongan, lalu sisir menggunakan brow gel untuk efek bulu alis yang terangkat (fluffy).
- Eyeshadow Netral: Pilih warna eyeshadow netral, lembut, seperti taupe, nude pink, atau coral muda. Hindari warna gelap atau shimmer berlebihan yang dapat menonjolkan tekstur kulit.
- Eyeliner Tipis dan Maskara: Cukup jepit bulu mata dan gunakan maskara untuk membuka mata. Jika menggunakan eyeliner, buat garis tipis (tightlining) atau gunakan eyeliner warna cokelat untuk efek yang lebih lembut daripada hitam pekat.
V. Bibir Plumpy dan Segar
Bibir yang tampak penuh dan lembap sangat identik dengan kemudaan.
- Hindari Lipstick Matte Kering: Pilih lip tint, lip gloss, atau lipstick satin yang menghidrasi. Warna-warna segar seperti coral, pink cerah, atau nude dengan sentuhan gloss adalah pilihan terbaik.
- Lip Plump: Gunakan sedikit lip liner yang warnanya sama dengan bibir di bagian terluar bibir, lalu baurkan ke dalam sebelum mengaplikasikan lip tint untuk efek bibir yang lebih berisi (plumpy).
Tips Pamungkas dari MUA
- Setting Spray Wajib: Akhiri riasan dengan setting spray berformula dewy. Ini akan membantu semua produk menyatu dan menghilangkan kesan powdery (berbedak) yang sering membuat wajah terlihat kaku.
- Korektor Warna: Jika memiliki dark circle yang parah, gunakan color corrector (warna peach atau salmon) sebelum concealer untuk menetralkan warna gelap, daripada menumpuknya dengan concealer tebal.
Dengan mengadopsi teknik “sentuhan ringan” ini, Anda tidak hanya akan mendapatkan tampilan flawless dan profesional, tetapi juga memancarkan glow alami yang membuat siapapun mengira Anda baru berusia 20-an.










