Alasan Prabowo Dorong Sekolah Negeri Gratis dari SD hingga PTN

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat, 18 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Generasi.co, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mendorong perluasan akses pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak Indonesia tanpa memandang keluarga dan latar belakang. Pemerintah mengupayakan pendidikan negeri gratis mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan setiap anak Indonesia berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk membangun masa depan melalui pendidikan.

“Setiap anak Indonesia, dari keluarga dan latar belakang apa pun, berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama untuk membangun masa depannya,” demikian keterangan Teddy dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

Pemerintah mempercepat sejumlah langkah untuk memperluas akses tersebut. Selain mengupayakan pendidikan negeri gratis, pemerintah memperbaiki sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak agar anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

“Memperbaiki sekolah serta fasilitas pendidikan yang rusak, agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan layak,” lanjut keterangan tersebut.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kesejahteraan dan gaji guru. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional, disertai pengembangan kompetensi guru.

Bagi Prabowo, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Pendidikan ditempatkan sebagai salah satu fondasi untuk membentuk manusia Indonesia yang kuat, unggul, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya.

“Karena masa depan Indonesia dimulai dari ruang-ruang kelas hari ini,” pungkas Teddy.