Mayoritas Publik Yakin Kepemimpinan Prabowo Mampu Bawa Perubahan, Survei Adidaya Ungkap Tingkat Optimisme Tinggi

Presiden RI Prabowo Subianto (Sumber: Tim Media Presiden)
Presiden RI Prabowo Subianto (Sumber: Tim Media Presiden)

Mayoritas publik menyatakan keyakinan kuat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membawa perubahan besar bagi Indonesia. Hal itu terungkap dalam hasil survei Adidaya Institute, yang mencatat 91,1 persen responden percaya pemerintahan Prabowo akan menghadirkan perubahan dan perbaikan signifikan.

Managing Director Public Policy and Politics Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, menyebut tingginya tingkat kepercayaan publik tersebut berada di luar prediksi lembaga.

“Di luar perkiraan kami, angka kepercayaan publik ternyata sangat tinggi kepada agenda Presiden Prabowo. Mood publik di era Presiden Prabowo tampak sangat baik,” ujar Fadhli dalam keterangan tertulis, Jumat (21/11/2025).

Survei juga menunjukkan optimisme publik terhadap kondisi ekonomi nasional. Sebanyak 82,3 persen responden yakin Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi mendekati 8 persen pada tahun depan.

Selain itu, 97,5 persen responden mengaku hidup bahagia di era kepemimpinan Prabowo, sedangkan 85,0 persen menilai mampu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Temuan ini menunjukkan publik memiliki harapan dan optimisme besar terhadap kinerja Presiden Prabowo,” tegas Fadhli.

Survei juga mengukur suasana hati publik soal isu sosial, termasuk kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dan wacana duet Prabowo–Gibran dua periode.

Terkait isu ijazah Jokowi, 65,8 persen responden percaya ijazah UGM milik Jokowi adalah asli. Sebanyak 17,4 persen menyatakan tidak percaya, dan 16,8 persen memilih tidak berpendapat.

Di sisi lain, 75,2 persen responden yakin Gibran mampu menjalankan tugas sebagai wakil presiden.

Meski demikian, dukungan terhadap duet Prabowo–Gibran dua periode tercatat hanya 59,9 persen, sementara 28,8 persen tidak menginginkan pasangan tersebut kembali di pemilu berikutnya.

Sedangkan dukungan kepada Prabowo memimpin dua periode tanpa pasangan yang sama mencapai 73,6 persen. Hanya 16,4 persen responden yang menolak dan 10,1 persen belum memutuskan.

Metodologi Survei

Survei Adidaya Institute dilakukan tatap muka (offline) pada 27 Oktober–3 November 2025 di 38 provinsi dengan 1.240 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan probability sampling, dengan margin of error ±2,78 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Pada bagian public mood dilakukan wawancara mendalam terhadap responden.

Fadhli menegaskan survei akan dilakukan secara berkala untuk memantau dinamika opini publik.

“Kita akan tracking per kuartal. Survei ini menjadi temuan awal dari riset berkelanjutan dengan penyempurnaan metodologi dan kuesioner,” katanya.