Mensesneg Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet: Kita Fokus Persiapan Lebaran

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/IG

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara tegas membantah isu yang beredar mengenai rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Selasa (10/2).

Prasetyo memastikan bahwa tidak ada agenda politik terkait pergantian menteri di lingkungan Istana Kepresidenan. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto saat ini justru tengah fokus memastikan kesiapan masyarakat menghadapi hari besar keagamaan.

“Gak ada reshuffle. Kita menjelang Bulan Suci Ramadan, menjelang Lebaran. Pemerintah sedang bekerja keras agar seluruh masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Lebaran dengan sebaik-baiknya,” ujar Prasetyo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Fokus Stimulus Ekonomi

Prasetyo menjelaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini bukan pada urusan administratif kabinet, melainkan pemulihan ekonomi. Pemerintah baru saja meluncurkan rangkaian stimulus ekonomi untuk triwulan pertama tahun 2026.

Program ini dirancang khusus untuk meringankan beban kelompok masyarakat bawah, mulai dari desil 1 (miskin ekstrem) hingga desil 4.

“Semua semata-mata untuk kita membantu meringankan kesulitan masyarakat. Harapan kita, ekonomi akan bergerak dan tumbuh di triwulan pertama. Itu yang selalu menjadi dasar kerja kami,” tambahnya.

Soroti Jalan Berlubang

Selain isu ekonomi makro, Mensesneg juga menyoroti masalah infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan publik, khususnya fenomena jalan berlubang akibat musim hujan yang kerap memakan korban.

Merespons hal tersebut, Istana telah menginstruksikan Kementerian Perhubungan dan jajaran terkait untuk segera melakukan koordinasi perbaikan cepat guna mencegah risiko fatal.

“Kami mewakili pemerintah tentu sangat prihatin. Saya hampir setiap hari mengingatkan seluruh jajaran untuk memperhatikan hal-hal kecil seperti jalan berlubang ini. Meski terlihat kecil, risikonya fatal bagi masyarakat,” pungkas Prasetyo.