Generasi.co, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menugaskan 1.000 perwira TNI turun ke kabupaten-kabupaten untuk mengedukasi masyarakat sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prabowo mengatakan para perwira yang ditugaskan terdiri atas mayor, letnan kolonel (letkol), hingga kolonel. Mereka akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara membuka dan mengelola lahan tanpa membakar.
“Saya sudah tugaskan TNI, nanti mungkin Polri, saya turunkan 1.000 perwira, mayor, letkol, kolonel. Seribu, saya turunkan ke kabupaten-kabupaten itu, untuk memberi edukasi,” kata Prabowo dalam diskusi bersama pakar dan akademisi mengenai pengelolaan lahan gambut dan potensi karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9), sebagaimana unggahan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat.
Menurut Prabowo, pemerintah juga menyiapkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan lahan agar kebutuhan tersebut tidak menjadi alasan untuk membuka lahan dengan cara dibakar.
“Kalau Anda butuh lahan, lapor, kita buatkan lahan untuk kalian. Kita siapkan pompa untuk kalian,” ujarnya.
Prabowo mengatakan pemerintah ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Kita ingin rakyat kita sejahtera. Tidak mungkin kita mau celakakan rakyat kita,” kata Prabowo.
Selain edukasi kepada masyarakat, pemerintah akan menertibkan perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban dalam pencegahan dan penanganan karhutla.
Prabowo menyebut perusahaan memiliki sejumlah kewajiban, antara lain menyediakan menara pemantau, embung, serta tim pemadam kebakaran dari kalangan karyawan sesuai ketentuan yang berlaku.
Presiden juga meminta para pakar memberikan masukan mengenai langkah pencegahan kebakaran, terutama di kawasan hutan yang memiliki lahan gambut.
Menurut Prabowo, pencegahan perlu dilakukan sebelum kebakaran terjadi dengan menyiapkan sarana pemadaman di lapangan, termasuk embung dan pompa.
“Soal mitigasi fisik kita lakukan ya. Pemadam kebakaran harus siap, nggak ada, jauh sebelum kebakaran bikin embung, embung, embung, embung. Belum ada kebakaran bikin pompa, pompa, pompa, siapkan semua itu,” ucapnya.










