Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, mendesak percepatan realisasi pengembangan energi terbarukan di tingkat desa. Ia meminta teknologi ini segera masuk ke desa-desa terisolir melalui wadah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hal tersebut ditegaskan Ferry saat menerima audiensi Direktur Utama PT Nusantara Multiglobal Sinergi, Iin Inawati, beserta jajarannya di Jakarta, Rabu (21/01).
“Saya menegaskan bahwa kolaborasi ini harus segera direalisasikan, khususnya untuk menghadirkan sumber energi bagi desa-desa terisolir,” ujar Ferry dikutip dari keterangan resminya.
Tentukan Desa Percontohan
Ferry menekankan agar implementasi program ini tidak dilakukan sembarangan. Ia menginstruksikan adanya penetapan desa percontohan (pilot project) yang tepat dan terukur. Langkah ini dinilai krusial agar efektivitas energi terbarukan tersebut benar-benar teruji sebelum diperluas.
Jadi Penggerak Bisnis Desa
Lebih jauh, Ferry menginginkan agar keberadaan energi terbarukan tidak hanya berfungsi sebagai penerangan semata, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi.
Ia berharap KDKMP dapat memanfaatkan sumber energi ini untuk memacu aktivitas bisnis di desa, sehingga manfaat ekonominya berdampak langsung pada kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
“Energi terbarukan ini harus menjadi penggerak aktivitas bisnis desa melalui KDKMP,” pungkasnya.










