Presiden Prabowo Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN, Gantikan Laksana Tri Handoko

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria/Polri

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Arif, yang sejak 2017 menjabat sebagai Rektor IPB University, menggantikan Laksana Tri Handoko.

Selain Arif, Presiden juga melantik Amarulla Oktavian sebagai Wakil Kepala BRIN. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala BRIN.

Upacara pelantikan dimulai dengan lagu Indonesia Raya, diikuti pembacaan Keppres oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.

Arif dan Amarulla kemudian mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Arif di hadapan Presiden.

Upacara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pengumandangan kembali lagu Indonesia Raya, dan ucapan selamat dari Presiden Prabowo serta para Menteri Kabinet Merah Putih.

Profil dan Perjalanan Karier Arif Satria

Dikutip dari laman resmi IPB University, Arif menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Pertanian IPB, jurusan Penyuluhan Pertanian, dan lulus pada 1995. Ia kemudian meraih gelar magister di bidang Sosiologi Pedesaan IPB pada 1999, lalu melanjutkan studi doktoral di Kagoshima University, Jepang, bidang Marine Policy pada 2006.

Arif juga pernah menjadi visiting student di Fisheries Center, University of British Columbia, Kanada.

Karier akademiknya dimulai pada 1997 sebagai dosen di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan IPB. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap di Fakultas Ekologi Manusia IPB pada 2019, dalam bidang Ekologi Politik.

Sebagai pemimpin, Arif menjabat Rektor IPB University sejak 2017 dan kembali dipercaya untuk periode kedua (2023–2028). Selain di dunia akademik, ia juga pernah menjadi anggota Panitia Seleksi (Pansel) KPK yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada 2024.

Dengan penunjukan ini, Arif Satria diharapkan mampu memperkuat arah riset nasional agar selaras dengan visi pembangunan dan inovasi teknologi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.