Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menegaskan komitmen kuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi generasi muda. Ia memastikan negara hadir sebagai jembatan bagi anak-anak bangsa yang memiliki mimpi besar namun terkendala biaya.
Dalam keterangannya pada Senin (2/2), Sudaryono mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ini, pemerintah telah menyiapkan kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebanyak 5.750 kursi.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi talenta unggul yang gagal mengenyam pendidikan tinggi hanya karena faktor ekonomi.
“Presiden Prabowo mau memastikan tidak ada lagi cerita anak pintar gagal kuliah cuma gara-gara tidak ada biaya. Negara hadir jadi jembatan buat kalian yang punya mimpi besar,” ujar Sudaryono melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Selasa (3/2).
Anggaran Rp16 Triliun untuk KIP Kuliah
Selain beasiswa LPDP yang menyasar jenjang pascasarjana dan spesialis, Sudaryono juga menyoroti keberpihakan pemerintah pada mahasiswa jenjang sarjana melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Ia menyebut, pemerintah menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp16 triliun setiap tahunnya. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kuliah penuh bagi lebih dari 1,1 juta mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
“Anak-anak dari keluarga kurang mampu punya kesempatan yang sama buat sukses. Kita mau mereka fokus belajar tanpa perlu pusing mikirin tagihan semesteran yang makin mahal,” tegasnya.
Kunci Penguasaan Iptek
Menurut Sudaryono, besarnya investasi negara di sektor pendidikan ini merupakan visi strategis Presiden Prabowo. Kepala Negara menyadari bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
Dengan akses pendidikan yang merata hingga ke pelosok, diharapkan akan lahir ahli-ahli baru, insinyur, dan dokter yang siap membangun kekuatan bangsa.
Menutup pernyataannya, Sudaryono mengajak generasi muda untuk tidak menyerah pada keadaan ekonomi dan proaktif mengambil peluang yang telah disediakan pemerintah.
“Negara sudah kasih jalan, sekarang tinggal kemauan kalian buat ambil peluang. Jangan menyerah sama keadaan ekonomi, karena pemerintah sudah siapkan dukungan supaya kalian bisa melangkah lebih jauh,” pungkasnya.










