SGU dan UNHAN RI Kolaborasi Gelar Bela Negara

Foto: Swiss German University (SGU) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) menyelenggarakan Seminar Bela Negara bertema "Membangun Kepemimpinan Generasi Muda Masa Kini Guna Menghadapi Tantangan Masa Depan sebagai Aktualisasi Bela Negara" pada 3 Mei 2025 di Kampus SGU, Alam Sutera. (Dok SGU)
Foto: Swiss German University (SGU) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) menyelenggarakan Seminar Bela Negara bertema "Membangun Kepemimpinan Generasi Muda Masa Kini Guna Menghadapi Tantangan Masa Depan sebagai Aktualisasi Bela Negara" pada 3 Mei 2025 di Kampus SGU, Alam Sutera. (Dok SGU)

Swiss German University (SGU) dan Universitas Pertahanan (UNHAN) RI gelar Seminar Bela Negara, di Alam Sutera.

Generasi.co, Jakarta – Swiss German University (SGU) bekerja sama dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) gelar Seminar Bela Negara, Sabtu, 3 Mei 2025.

Seminar tersebutr bertajuk “Membangun Kepemimpinan Generasi Muda Masa Kini Guna Menghadapi Tantangan Masa Depan sebagai Aktualisasi Bela Negara”.

Acara ini berlangsung secara hybrid di Kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, dan juga dapat diikuti secara daring melalui platform Zoom.

Seminar ini menghadirkan Marsda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Asep Adang Supriyadi, ST, MM, IPU, ASEAN Eng., Guru Besar Universitas Pertahanan Republik Indonesia, sebagai narasumber utama.

Acara dipandu oleh Dr. Ir. Gembong Baskoro, M.Sc., IPU, selaku Kepala Program Studi Master of Mechanical Engineering SGU.

Dalam pemaparannya, Prof. Asep Adang menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang kuat dan berwawasan kebangsaan di tengah tantangan masa kini.

Seperti disrupsi teknologi, konflik ideologi, ancaman siber, serta melemahnya semangat nasionalisme akibat globalisasi.

Menurut beliau, bela negara tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi mencakup peran aktif seluruh masyarakat.

Khususnya generasi muda, dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa melalui berbagai bidang, termasuk pendidikan, teknologi, dan kepemimpinan.

SGU sebagai perguruan tinggi yang berbasis pada sistem pendidikan internasional turut mengambil peran strategis dalam mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah era global.

Dengan mengusung model pendidikan berbasis industri dan internasional, SGU tak hanya mendorong keunggulan akademik dan inovasi teknologi.

Akan tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan nasionalisme kepada para mahasiswa.

“Kami percaya bahwa bela negara dimulai dari kesadaran diri untuk memberi kontribusi terbaik bagi bangsa melalui kapasitas masing-masing. SGU berkomitmen membekali mahasiswa tidak hanya dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan,”

“Tetapi juga karakter kepemimpinan dan semangat kebangsaan untuk menjawab tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Assoc. Prof. Ir. James Purnama, M.Sc., Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik SGU.

Lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan hadir dalam seminar ini, baik secara langsung di kampus SGU maupun melalui Zoom Meeting.

Selain mendapatkan wawasan kebangsaan yang relevan dengan kondisi aktual, seluruh peserta juga memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Melalui kegiatan ini, SGU berharap dapat memperkuat kontribusinya dalam membentuk generasi muda Indonesia yang cerdas, berdaya saing global, serta memiliki komitmen terhadap keutuhan dan kemajuan bangsa.

Seminar ini menjadi salah satu dari rangkaian program strategis SGU dalam mendukung pendidikan karakter dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berintegritas.

(BAS/Red)