Ahmad Muzani Tawarkan Model Hidup Damai Indonesia di Forum Politik Asia

Foto: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri Konferensi Pendidikan yang digelar oleh yayasan Darul Hikam di Bandung, Jumat (29/11/2024). (Istimewa)
Foto: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri Konferensi Pendidikan yang digelar oleh yayasan Darul Hikam di Bandung, Jumat (29/11/2024). (Istimewa)

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani ajak partai politik Asia adopsi model hidup damai ala Indonesia dalam simposium internasional PKC di Beijing.

Generasi.co, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memanfaatkan kesempatan dalam simposium internasional di Beijing untuk memperkenalkan model kerukunan Indonesia kepada partai-partai politik dari berbagai negara Asia.

Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam acara bertajuk ‘Dialog Partai Komunis China (PKC) dengan Partai-Partai Politik Negara Tetangga: Membangun Komunitas dengan Masa Depan Bersama Negara-Negara Tetangga, Aksi Nyata Partai Politik’ yang digelar Senin (26/5/2025).

“Di forum tadi, saya menyampaikan bahwa apa yang menjadi pengalaman masyarakat Indonesia dan kini menjalani hidup bersama. Suatu perdamaian adalah kekuatan bersama. Kami menawarkan itu, bagaimana kalau semangat itu menjadi model di Asia,” kata Muzani dikutip dari Antara, Selasa (27/5).

Forum yang diselenggarakan oleh Biro Luar Negeri PKC itu dihadiri oleh delegasi dari berbagai partai politik di kawasan Asia, termasuk dari Kamboja, Nepal, Thailand, Malaysia, Uzbekistan, Vietnam, Myanmar, dan Pakistan.

Muzani menjelaskan kepada peserta simposium bahwa keberagaman di Indonesia yang mencakup perbedaan etnis, budaya, ras, hingga agama, telah menjadi fondasi kuat dalam membangun persatuan nasional. Menurutnya, warisan pemikiran para pendiri bangsa menjadi kunci terciptanya harmoni dalam keberagaman.

“Kita menjelaskan di forum ini bahwa para pendiri bangsa Indonesia telah meletakkan dasar-dasar persatuan dan kesatuan yang menjadi sumber bagi persatuan bangsa kita yang multi-etnis, multi-budaya, multi-ras, bahkan multi-agama, dan itu kita anggap menjadi modal dasar bagi kemakmuran dan kesejahteraan,” lanjutnya.

Dalam pandangan Muzani, Asia memiliki potensi besar, baik dari jumlah penduduk—yang hampir mencapai setengah populasi dunia—maupun kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ia menekankan pentingnya memaknai keberagaman di kawasan ini sebagai kekuatan, bukan hambatan.

“Juga dari sisi sumber daya alam, Asia adalah tempat kemakmuran yang menjanjikan. Dari segi pasar, ini adalah sebuah pasar yang cukup penting. Karena itu, keanekaragaman di Asia janganlah dianggap sebagai sesuatu yang tidak memberi manfaat bagi pertumbuhan dunia,” ujarnya.

Ia pun mengajak partai-partai politik Asia untuk memiliki perspektif bersama dalam menyikapi perbedaan, demi membangun kawasan yang stabil dan sejahtera.

Selain Gerindra, simposium ini juga dihadiri oleh perwakilan partai politik Indonesia lainnya, termasuk dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

(BAS/Red)