Menlu RI Tegaskan Dukungan Palestina, Indonesia Salurkan Bantuan dan Beasiswa

Menteri Luar Negeri Sugiono (Sumber: Instagram @sugiono_56)
Menteri Luar Negeri Sugiono (Sumber: Instagram @sugiono_56)

Menlu RI Sugiono tegaskan dukungan Indonesia bagi Palestina, termasuk bantuan USD2 juta dan beasiswa dokter.

Generasi.co, Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Menteri ke-4 untuk Kerja Sama Asia Timur dalam Pembangunan Palestina (CEAPAD IV), ia menyampaikan pengakuan internasional atas kedaulatan Palestina adalah hal yang tidak dapat ditawar.

“Dan, mempercepat gencatan senjata. Serta, mengintensifkan upaya diplomatik harus menjadi prioritas utama,” tegas Sugiono dikutip Senin (14/7/2025).

Sugiono juga menjelaskan komitmen Indonesia tidak hanya bersifat politis, tetapi diwujudkan dalam bentuk konkret, termasuk bantuan kemanusiaan. Tahun ini, Indonesia telah menyalurkan dana sebesar USD2 juta atau sekitar Rp32,5 miliar kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk mendukung operasi kemanusiaan di Gaza.

“Tahun ini, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung Palestina melalui berbagai inisiatif. Untuk bantuan kemanusiaan, Indonesia telah menyumbangkan USD2 juta kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk pekerjaan penting di Gaza,” jelasnya.

Selain bantuan finansial, Indonesia juga tengah menyiapkan pengiriman 10.000 ton beras sebagai bantuan pangan ke Palestina. Proses ini dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Pertanian Palestina.

Tak hanya bantuan materiil, Sugiono memaparkan bahwa dukungan Indonesia juga mencakup program pengembangan kapasitas. Salah satunya adalah pemberian beasiswa kepada enam dokter Palestina untuk mengikuti pelatihan bedah plastik di Indonesia.

Di sektor pertanian, Indonesia bersama Jepang akan menyelenggarakan Program Pengembangan Alpukat yang ditujukan bagi 20 peserta asal Palestina. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung ekonomi pedesaan, dan membuka peluang ekspor baru.

“Di bidang pertanian, Indonesia siap bekerja sama dengan Jepang untuk melatih hingga 20 peserta dalam Program Pengembangan Alpukat guna meningkatkan kapasitas pertanian Palestina, mendukung mata pencaharian pedesaan, dan memperluas potensi ekspor,” kata Menlu Sugiono.

Selain itu, ia menyebutkan Indonesia sebelumnya juga telah memberikan beasiswa bagi 40 mahasiswa Palestina untuk belajar di Universitas Pertahanan di Jakarta—sebuah langkah yang diharapkan dapat memperkuat SDM Palestina di masa depan.

(BAS/Red)