Menlu Sugiono Beberkan PR Mendesak untuk Dubes dan Watap RI yang Baru Dilantik

Menteri Luar Negeri Sugiono (Sumber: Instagram @sugiono_56)
Menteri Luar Negeri Sugiono (Sumber: Instagram @sugiono_56)

Menlu Sugiono ungkap tugas mendesak bagi enam duta besar dan dua wakil tetap RI usai pelantikan, termasuk penyambungan komunikasi dengan AS dan persiapan UNGA ke-80.

Generasi.co, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjelaskan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera ditangani oleh enam duta besar (dubes) dan dua wakil tetap (watap) Indonesia yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).

Salah satu fokus utama Menlu Sugiono adalah pengisian posisi strategis yang sebelumnya sempat kosong, khususnya Duta Besar RI untuk Amerika Serikat. Ia menekankan pentingnya mengaktifkan kembali komunikasi diplomatik dengan Washington D.C. yang sempat tertunda.

“Tentu saja untuk negara seperti misalnya Amerika Serikat yang kosongnya sudah cukup lama, saya kira tugas-tugas mendesak adalah menyambung kembali, istilahnya komunikasi dengan pihak Amerika Serikat,” ujar Sugiono kepada wartawan, dikutip dari ANTARA, Selasa (26/8).

Meski begitu, ia memastikan fungsi Kedutaan Besar RI di AS tetap berjalan selama ini berkat peran aktif Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) atau Wakil Dubes.

“Saya kira walaupun kekosongannya cukup lama, tetapi di sana ada KUAI, Wakil Dubes, yang bekerja, selama ini juga terlibat dalam beberapa pembicaraan dan perundingan,” tambahnya.

Untuk dua Wakil Tetap RI, yaitu Umar Hadi (Watap RI untuk PBB dan organisasi internasional di New York serta ISA) dan Sidharto Reza Suryodipuro (Watap RI untuk PBB, WTO, dan organisasi internasional di Jenewa), PR paling mendesak adalah menghadapi Sidang Majelis Umum PBB (UNGA) ke-80 yang akan berlangsung pada September 2025.

“Saya kira yang mendesak dalam rangka menghadapi UNGA di bulan September nanti. Jadi, pekerjaan itu yang harus kita tackle dan handle,” jelas Sugiono.

Adapun enam duta besar yang resmi dilantik Presiden Prabowo adalah:

  1. Tofery Primada Soetikno – Dubes RI untuk Meksiko, merangkap Belize, El Salvador, dan Guatemala
  2. Dwisuryo Indroyo Soesilo – Dubes RI untuk Amerika Serikat
  3. Andhika Chrisnayudhanto – Dubes RI untuk Brasil
  4. Abdul Kadir Jaelani – Dubes RI untuk Jerman
  5. Judha Nugraha – Dubes RI untuk Uni Emirat Arab
  6. Imam As’ari – Dubes RI untuk Ekuador

Sugiono berharap, para duta besar dan wakil tetap yang baru mengemban tugas mampu memperkuat diplomasi Indonesia di berbagai sektor dan kawasan strategis, sekaligus menjalankan amanat sumpah jabatan yang telah mereka ikrarkan.

(BAS/Red)