Polisi Buka Suara Soal Kemunculan Hacker Bjorka Lain

Kepolisian terus menyelidiki kemunculan sejumlah akun yang mengaku sebagai “Bjorka”, sosok peretas atau hacker yang kerap dikaitkan dengan berbagai kebocoran data di Indonesia. Hal itu sehubungan kemunculan akun dengan nama Bjorka usai penangkapan pemuda berinisial WFT (22), pemilik akun X bernama @bjorkanesiaa, pada pekan lalu.

Kasubbid Penmas Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan tim penyidik siber kini menelusuri hubungan antara akun-akun tersebut, termasuk yang baru-baru ini mengklaim membocorkan data Badan Gizi Nasional (BGN).

“Wadir Siber juga sudah menyampaikan, everybody can be anybody di internet, siapa pun bisa jadi siapa saja di internet,” ujar Reonald di Polda Metro Jaya, Senin (6/10/2025).

Menurut Reonald, penyidik tengah memastikan apakah akun yang kini muncul benar-benar identik dengan Bjorka yang sebelumnya aktif di dunia maya. “Bisa saja ada yang mengaku sebagai Bjorka lain. Ini sedang didalami apakah akun tersebut sama dengan Bjorka sebelumnya atau bukan,” ujarnya.

Reonald menjelaskan, sejauh ini penyidik baru dapat memastikan adanya tindak pidana terkait kebocoran data di salah satu bank swasta, yang melibatkan tersangka yang sudah ditangkap. “Yang bisa dibuktikan oleh penyidik Siber PMJ adalah tindak pidana akses ilegal pada kasus bank swasta itu,” tegasnya.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa penelusuran terhadap akun-akun lain yang menggunakan nama Bjorka tidak akan berhenti. Pihaknya mengaku bakal terus mendalami jejak digital dari Bjorka lainnya. Tujuannya guna mengetahui apakah akun yang baru ini terkait atau tidak dengan sosok Bjorka yang baru saja ditangkap.

Reonald juga mengungkapkan, pelaku yang sudah ditangkap diketahui sering mengganti identitas di platform gelap (dark web). “Pelaku ini sudah beberapa kali mengubah nama di dark web, salah satunya pernah memakai nama ‘Bjorka-nise versi 2020’ dan ‘Sky Wave’,” jelasnya.

Kemunculan akun dengan nama @bjorkanism itu terjadi setelah polisi menangkap pemilik akun X bernama @bjorkanesiaa. Bjorka membantah kabar dirinya telah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Melalui unggahan pada Sabtu (4/10/2025), akun yang mengaku sebagai Bjorka asli itu menyatakan masih bebas. Dia sekaligus menyindir pemerintah Indonesia agar fokus pada urusan lain seperti permasalahan makan bergizi gratis.

“Ya, aku masih hidup dan bebas. Urus saja lembaga gizi bodoh kalian itu, fokus pada masalah di negaramu sendiri, jangan bicarakan aku sebelum aku ungkap data sialan itu,” tulis akun tersebut dalam unggahan pada Instagram Story.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial WFT (22), pemilik akun X bernama @bjorkanesiaa, yang diduga melakukan akses ilegal terhadap data nasabah bank swasta.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (23/9/2025) di rumah kekasihnya, MGM, di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. “Tersangka dengan inisial WFT, laki-laki, usia 22 tahun,” ungkap Reonald dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025).