Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menggandeng Sekretaris Jenderal Dewan Pengawas Koperasi Indonesia, Gilang Widya Pramana, untuk merumuskan strategi baru dalam mempopulerkan koperasi di kalangan generasi muda.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Koperasi, Senin (19/01), keduanya fokus membahas pendekatan agar program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat diterima oleh Gen Z dan Milenial.
“Kuncinya dengan komunikasi yang jelas dan mudah dipahami, pemanfaatan media digital, serta penguatan citra koperasi sebagai wadah yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan zaman,” ujar Ferry melalui keterangan resminya.
Ubah Citra Koperasi
Ferry menekankan perlunya rebranding total terhadap wajah koperasi. Ia tidak ingin koperasi hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi konvensional atau simpan pinjam semata yang kerap dianggap kuno.
Menurutnya, koperasi harus bertransformasi menjadi wadah kreativitas yang sesuai dengan gaya hidup anak muda masa kini.
“Koperasi harus dipandang oleh Gen Z dan Milenial bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi sebagai ruang peluang untuk berpartisipasi, berinovasi, dan tumbuh bersama,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra ini meyakini bahwa masa depan koperasi Indonesia sangat bergantung pada seberapa sukses institusi ini merangkul anak muda sebagai motor penggeraknya.










