Menteri Luar Negeri (Menlu) sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, mengaku tidak mengetahui adanya rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang belakangan kembali mencuat.
Isu reshuffle ini menguat seiring dengan kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) setelah Thomas Djiwandono resmi disetujui DPR RI menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
“Saya belum pernah dengar, saya baru dengar. Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden. Itu kan hanya Presiden yang reshuffle,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1).
Sugiono enggan berspekulasi mengenai siapa yang akan mengisi pos yang ditinggalkan Thomas, maupun rumor mengenai perombakan di awal Februari.
Kursi Kosong dan Isu Budisatrio
Thomas Djiwandono resmi melepaskan jabatannya di kementerian setelah Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (27/1) menyetujui penunjukannya sebagai Deputi Gubernur BI. Hingga kini, belum ada nama pasti yang diumumkan untuk menggantikannya.
Selain itu, rumor lain juga menerpa Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono. Dalam rapat sehari sebelumnya, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto sempat berseloroh bahwa keponakan Prabowo Subianto itu akan segera merapat ke eksekutif.
Menanggapi hal tersebut, Budi memilih irit bicara dan melemparkan kembali isu itu kepada Utut.
“Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” jawab Budi singkat.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada pekan lalu (19/1) juga telah menepis kabar tersebut. Ia menegaskan belum ada rencana presiden untuk merombak susunan kabinet dalam waktu dekat.










