Generasi.co, Jakarta – Daya tarik seseorang tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, tetapi juga kepribadian dan perilaku saat berinteraksi dengan orang lain. Sejumlah penelitian psikologi menunjukkan bahwa sikap ramah, perhatian, baik hati, humor, dan kreativitas dapat membuat seseorang dinilai lebih menarik.
Dilansir melalui Science Focus, ada lima cara meningkatkan daya tarik diri berdasarkan temuan penelitian psikologi, mulai dari menunjukkan sikap ekstrover hingga mengembangkan kreativitas.
Pertama, menunjukkan sikap ekstrover. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang ekstrover cenderung dinilai lebih menarik saat pertama kali bertemu. Mereka biasanya memperlihatkan emosi positif, lebih sering tersenyum, terlihat berenergi, serta berbicara dengan nada yang optimistis dan percaya diri.
Seseorang tidak harus memiliki kepribadian ekstrover secara alami untuk menerapkan perilaku tersebut. Orang yang cenderung introver pun dapat mencoba menunjukkan sikap lebih terbuka dalam interaksi sosial.
Kedua, menunjukkan ketertarikan kepada orang lain. Seseorang cenderung dinilai lebih menyenangkan ketika terlibat aktif dalam percakapan dan mengajukan pertanyaan lanjutan. Menunjukkan perhatian serta rasa ingin tahu yang tulus dapat membantu membangun hubungan yang lebih baik.
Ketiga, bersikap baik hati. Penelitian mengenai preferensi pasangan romantis menunjukkan bahwa kebaikan merupakan salah satu sifat yang paling dicari. Studi lain juga menemukan bahwa wajah seseorang dapat dinilai lebih menarik ketika orang tersebut digambarkan sebagai pribadi yang baik hati.
Sikap murah hati, kesediaan membantu, dan mendahulukan kepentingan orang lain dapat memengaruhi cara seseorang dipersepsikan.
Keempat, tidak terlalu serius menanggapi diri sendiri. Selera humor kerap menjadi salah satu sifat yang dicari dalam calon pasangan. Penelitian melalui eksperimen kencan singkat atau speed dating menunjukkan bahwa orang yang dianggap jenaka cenderung dinilai lebih menarik.
Namun, berusaha terlalu keras untuk melucu justru dapat menjadi bumerang. Karena itu, seseorang dapat menunjukkan selera humor dengan lebih santai, melihat sisi lucu dari suatu keadaan, dan tidak terlalu serius menanggapi dirinya sendiri.
Kelima, mengembangkan kreativitas. Salah satu teori menjelaskan bahwa humor menarik karena dapat menjadi sinyal kreativitas dan kecerdasan. Kreativitas juga dipandang sebagai sifat yang menarik karena menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan yang berguna bagi orang lain.
Penelitian menunjukkan bahwa penyair dan seniman cenderung memiliki lebih banyak pasangan seksual sepanjang hidup dibandingkan rata-rata orang. Temuan ini menjadi bukti awal bahwa kreativitas mungkin berkaitan dengan daya tarik seseorang.
Penelitian lain menemukan bahwa wajah yang sama dinilai lebih menarik ketika dipasangkan dengan cerita kreatif yang diklaim ditulis oleh pemilik wajah tersebut.
Dengan demikian, menunjukkan kreativitas, misalnya melalui karya puisi, dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik diri.










