Hari kedua di KTT BRICS, Prabowo bahas iklim dan kesehatan global, bertemu Presiden Kuba, dan hadiri forum bisnis.
Generasi.co, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan agenda hari kedua dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 BRICS yang dipusatkan di Museum Seni Modern Rio de Janeiro, Brasil, Senin (waktu setempat).
Kegiatan dimulai pukul 08.45 dengan sesi foto bersama yang mempertemukan seluruh kepala negara dan pemerintahan dari anggota BRICS, negara mitra, serta mitra eksternal. Sesi ini menjadi simbol kebersamaan dan kesetaraan antarnegara peserta.
Pada pukul 09.00, Presiden Prabowo menghadiri sesi pleno bertema ‘Lingkungan Hidup, COP30, dan Kesehatan Global’. Dalam diskusi ini, para pemimpin dunia membahas berbagai langkah kolektif untuk menghadapi krisis iklim serta memperkuat kesiapsiagaan global terhadap tantangan kesehatan lintas batas.
Tepat tengah hari, Prabowo turut menyaksikan dua momen penting: pengadopsian Deklarasi Pendanaan Iklim dan peluncuran Kemitraan untuk Penghapusan Penyakit yang Ditentukan Secara Sosial. Inisiatif tersebut menekankan pentingnya kerja sama pendanaan yang adil dan mendorong upaya kolektif dalam mengatasi penyakit yang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi masyarakat.
Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan pernyataan pers pada pukul 13.00, yang memuat komitmen Indonesia terhadap kerja sama internasional yang berlandaskan keadilan, kemandirian, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Pukul 14.00, Prabowo menggelar makan siang kerja bersama Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel. Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan strategis kedua negara, terutama di bidang ketahanan pangan dan kesehatan.
Selanjutnya, pukul 15.30, Prabowo menghadiri upacara penutupan Forum Bisnis Brasil-India di Museum Masa Depan. Forum ini menjadi ajang penguatan jejaring ekonomi dan peluang dagang antara negara-negara Global Selatan, termasuk Indonesia.
Mengakhiri rangkaian kunjungan di Rio de Janeiro, Presiden Prabowo lepas landas menuju Brasilia dari Bandara Santos Dumont pukul 17.00, dan dijadwalkan tiba di Pangkalan Udara Brasilia pukul 18.10 untuk melanjutkan agenda bilateral di ibu kota Brasil.
(BAS/Red)










