Ahmad MuzaniApresiasi Komitmen Prabowo Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Daerah Terpencil

Foto: Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri groundbreaking peningkatan kualitas RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Kamis (8/5/2025). (Istimewa)
Foto: Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri groundbreaking peningkatan kualitas RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Kamis (8/5/2025). (Istimewa)

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas percepatan pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat, Lampung, sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil.

Generasi.co, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Kata Ahmad Muzani, Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikannya dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah sakit tersebut, yang berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani menyebut pembangunan ini sebagai bagian dari program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Pemerintah yang dipercepat untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas kesehatan yang layak.

“Maka dari itu, kita patut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah membangun RS M. Thohir di Pesisir Barat.”

“Ini adalah komitmen beliau untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan peningkatan fasilitas. Rumah sakit ini akan menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Lampung,” ujar Muzani.

Dipercepat karena Kebutuhan Mendesak Masyarakat

Menurut Muzani, pembangunan rumah sakit ini awalnya direncanakan berlangsung pada tahun 2026.

Namun, karena kebutuhan layanan kesehatan di Pesisir Barat yang sangat mendesak, ia secara langsung meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memulai proses pembangunan pada tahun ini.

“Ini adalah harapan dari masyarakat Pesisir Barat. Cerita pilu tentang warga yang tidak tertolong karena fasilitas rumah sakit tidak memadai banyak yang viral di media sosial.

Beberapa di antaranya bahkan meninggal dalam perjalanan rujukan. Fakta ini yang menggugah kami untuk bertindak cepat dan membantu masyarakat Pesisir Barat,” tambahnya.

Muzani menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan bentuk tanggung jawab dan empati negara terhadap rakyat di wilayah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan.

Menurutnya, kesenjangan dalam akses kesehatan harus segera ditutup demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menkes: Arahan Langsung dari Prabowo

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menegaskan bahwa selama ini wilayah Pesisir Barat memang belum memiliki fasilitas kesehatan yang memadai.

Sehingga kebutuhan rumah sakit dengan layanan lengkap menjadi hal yang sangat penting.

“Pak Muzani datang langsung menemui saya bersama Pak Gubernur Lampung, menyampaikan bahwa masyarakat Pesisir Barat sangat membutuhkan rumah sakit yang memadai, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas.”

“Jadi ini memang permintaan langsung dari Pak Muzani. Untuk itu, kita patut berterima kasih kepada beliau atas perhatiannya,” ujar Menkes.

Budi menambahkan, Presiden Prabowo telah memberikan arahan tegas agar akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia, terutama di wilayah pelosok dan terpencil.

“Saya diperintahkan langsung oleh Presiden Prabowo untuk membangun peningkatan kualitas rumah sakit dari tipe D ke tipe C di 66 daerah terpencil.”

“Prinsipnya adalah pelayanan kesehatan harus bisa diakses dengan mudah dan terjangkau oleh masyarakat di seluruh pelosok negeri,” tegasnya.

Dihadiri Pejabat Pusat dan Daerah

Acara groundbreaking ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pesisir Barat.

Kehadiran para pejabat pusat dan daerah ini menjadi simbol kuatnya sinergi antarlevel pemerintahan dalam mempercepat pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Peningkatan fasilitas RSUD KH Muhammad Thohir ini diharapkan tidak hanya akan memperkuat layanan kesehatan di Lampung bagian barat.

Akan tetapi juga menjadi model pembangunan kesehatan daerah tertinggal yang bisa diterapkan di berbagai wilayah lain di Indonesia.

Harapan bagi Masyarakat Pesisir Barat

Pesisir Barat yang selama ini dikenal dengan keterbatasan akses layanan kesehatan akhirnya memiliki harapan baru. Kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir yang dibangun dengan fasilitas lebih lengkap dan tenaga medis yang memadai diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak, mempercepat penanganan penyakit kritis, serta menjadi rujukan kesehatan regional yang andal.

Masyarakat kini tak lagi harus melakukan perjalanan jauh ke kabupaten atau kota tetangga untuk mendapatkan penanganan medis.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menjamin hak kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat, tanpa terkecuali.

(BAS/Red)