Swiss German University dan SMA Taruna Nusantara resmi menandatangani kerja sama strategis di bidang pendidikan.
Generasi.co, Jakarta – Swiss German University (SGU) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMA Taruna Nusantara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilangsungkan pada Kamis, 22 Mei 2025 di Magelang, Jawa Tengah.
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, Brigadir Jenderal TNI M.I Gogor A.A., dan Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik SGU, Assoc. Prof. James Purnama, M.Sc.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Sebagai universitas internasional pertama terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Edurank 2025, SGU mengusung pendekatan pembelajaran berbasis kerja sama antara Indonesia, Jerman, dan Swiss.
Melalui kurikulum berbasis industri, program double degree dengan universitas mitra di Eropa dan Asia, serta pengalaman kerja di luar negeri, SGU berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global.
Tiga Pilar Kerja Sama Strategis
Dalam kerja sama ini, SGU dan SMA Taruna Nusantara sepakat untuk berkolaborasi dalam tiga bidang utama:
- Pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari SMA Taruna Nusantara.
- Pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan pendidikan tinggi.
- Kolaborasi pengajaran yang meliputi pelatihan guru, kuliah tamu, hingga penyelenggaraan lokakarya (workshop) bersama.
Inisiatif ini bertujuan memperkaya pengalaman belajar siswa dan membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi lulusan SMA Taruna Nusantara yang dikenal dengan sistem pendidikan berbasis disiplin dan integritas tinggi.
Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Kolaboratif
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. James Purnama menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan kolaboratif.
“Kolaborasi ini bukan hanya menjembatani jenjang pendidikan menengah ke perguruan tinggi, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang saling memperkaya.”
“Kami percaya sinergi ini akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan berkontribusi secara global,” ujarnya.
James Purnama juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan sistem pembelajaran SGU secara langsung kepada sekitar 300 siswa SMA Taruna Nusantara dalam sesi interaktif yang menggambarkan keunggulan program double degree, pendekatan kurikulum industri, dan potensi karier internasional bagi lulusan SGU.
Melalui kolaborasi strategis ini, SGU dan SMA Taruna Nusantara berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi pendidikan nasional.
Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh positif bagi institusi pendidikan lainnya dalam menjalin kemitraan berkelanjutan untuk kemajuan bangsa.
(BAS/Red)










