Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya peran strategis Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Ia secara khusus mendorong organisasi tersebut untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui wadah koperasi.
Pernyataan ini disampaikan Ferry usai menerima audiensi tokoh senior MES, Firdaus Djaelani, di Jakarta pada Rabu (18/2).
Dalam pertemuan tersebut, Menkop turut didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus. Hadir pula Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Edi Setiadi dan Komisaris Bank NTB Syariah Achmad Fauzi.
Melalui keterangan di akun media sosial pribadinya, Ferry menyoroti posisi strategis Indonesia di mata dunia yang harus dimaksimalkan dengan baik.
“Sebagai salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam penguatan ekonomi syariah,” tulis Ferry, dikutip Kamis (19/2).
Keselarasan Nilai Koperasi dan Syariah
Melihat potensi raksasa tersebut, Ferry menaruh harapan besar agar MES terus mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas ekonomi syariah di Tanah Air. Ia menilai instrumen yang paling tepat untuk mewujudkan hal tersebut adalah koperasi.
Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa filosofi dasar koperasi sangat beririsan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Keduanya dinilai memiliki tujuan akhir yang sama dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap MES terus berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas ekonomi syariah di Indonesia, khususnya melalui koperasi. Koperasi dan sistem ekonomi syariah memiliki nilai yang sejalan: keadilan, kebersamaan, dan kemaslahatan umat,” pungkasnya.










