Generasi.co, Padang – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi laboratorium bisnis bagi mahasiswa sekaligus wadah belajar berwirausaha.
Ferry mengatakan KDKMP dapat menjadi wadah usaha kolektif, pencipta lapangan kerja, dan penggerak ekonomi daerah. Menurut dia, keberadaan koperasi perlu dimanfaatkan mahasiswa untuk mempelajari praktik usaha sekaligus menyiapkan keberlanjutan koperasi lintas generasi.
“Kita akan menyerahkan estafet (pembangunan koperasi) supaya cita-cita Bung Hatta bisa dijalankan terus di negara kita ini ke tangan generasi muda dan para mahasiswa semuanya,” kata Ferry dalam Talkshow “Indonesia Punya Kamu” Universitas Andalas bertema Think Bigger, Build Together: Mahasiswa dan Masa Depan Koperasi Indonesia di Padang, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (16/9/2026).
Ferry mengatakan Program KDKMP tidak hanya diarahkan sebagai instrumen kebijakan, tetapi juga untuk mengubah peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, terutama di desa.
“Tekad kuat dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah wajah desa menjadi lebih kuat dan berdaya saing hanya dapat dilakukan melalui koperasi,” ujarnya.
KDKMP nantinya tidak hanya berperan sebagai penyedia barang, tetapi juga menjadi offtaker produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diproduksi masyarakat desa.
Koperasi tersebut juga direncanakan menjadi wadah penyaluran sejumlah program sosial pemerintah, seperti bantuan sosial (bansos), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan program lainnya.
Pemerintah juga akan mendorong digitalisasi dalam tata kelola koperasi.
Ferry berharap keberadaan KDKMP dapat membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan terlibat dalam kegiatan usaha koperasi. Dia menilai estafet pembangunan koperasi perlu diteruskan oleh generasi muda agar keberlanjutan koperasi tetap terjaga.










