Generasi.co, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati, menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam menangani korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pria berinisial TH.
Menurut Tina, respons cepat yang ditunjukkan Dedi Mulyadi mencerminkan kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga yang menjadi korban kekerasan. Apalagi, korban diduga mengalami penyiksaan dalam kurun waktu yang panjang sehingga membutuhkan penanganan medis dan pemulihan psikologis secara serius.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pak KDM yang langsung memberikan perhatian terhadap korban. Ini menunjukkan negara hadir dan tidak membiarkan korban menghadapi situasi sulit seorang diri selama tiga tahun lamanya,” kata Tina, Selasa (23/6/2026).
Ia menilai keputusan Dedi untuk menanggung biaya pengobatan dan proses pemulihan korban merupakan bentuk kepedulian yang layak diapresiasi. Menurutnya, korban tidak hanya membutuhkan perawatan kesehatan, tetapi juga pendampingan psikologis dan dukungan sosial dalam jangka panjang.
Tina menegaskan, korban harus mendapatkan pendampingan secara menyeluruh agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal setelah mengalami trauma akibat dugaan penyiksaan yang berlangsung bertahun-tahun.
Selain penanganan terhadap korban, politisi Gerindra itu juga mendukung langkah Dedi Mulyadi yang menawarkan hadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat hingga membantu aparat menemukan keberadaan TH, yang saat ini masih dalam pencarian.
Menurut dia, pemberian hadiah tersebut dapat mendorong partisipasi publik dalam membantu proses penegakan hukum sekaligus mempercepat upaya pencarian terduga pelaku.
“Harapan kami, pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat tentu menginginkan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujarnya.
Tina juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan kepada korban dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. DPRD Jawa Barat, kata dia, akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut agar hak-hak korban terpenuhi dan penanganan perkara berjalan secara transparan serta berkeadilan.
“Kita semua berharap korban dapat segera pulih, mendapatkan masa depan yang lebih baik, dan pelaku dapat segera ditangkap sehingga kasus ini dapat terungkap secara tuntas,” katanya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengaku geram atas dugaan tindakan keji yang dilakukan terhadap korban hingga menyebabkan kebutaan dan bibir korban digunting.
Ia meyakini jajaran Polda Jawa Barat mampu menangkap pelaku, namun tetap membuka ruang partisipasi masyarakat dalam membantu pencarian.
“Saya meyakini tim Polda Jabar mampu menangkapnya, namun saya juga memberikan ruang bagi warga untuk berpartisipasi. Jika ada warga yang berhasil menemukannya, saya akan memberikan Rp250 juta,” ujar Dedi.










