Gubernur Aceh Lobi Ketua MPR, Usulkan Program Boarding School Prabowo Hadir di Tanah Rencong

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Muzani. (Wikipedia)
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Muzani. (Wikipedia)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bertemu Ketua MPR Ahmad Muzani untuk usulkan keikutsertaan Aceh dalam program sekolah asrama gratis ala Prabowo bagi anak-anak keluarga miskin.

Generasi.co, Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani, pada Kamis (10/4/2025).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Aceh dalam upaya mendapatkan porsi khusus dari program nasional boarding school berbasis asrama yang tengah digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Mualem, yang juga merupakan tokoh sentral dalam perpolitikan Aceh, menyampaikan secara langsung harapan dan kesiapan daerahnya dalam mendukung realisasi program pendidikan unggulan ini, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Insyaallah, Aceh siap. Beberapa daerah seperti Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Besar, dan wilayah sekitarnya sudah kami siapkan untuk menerima program ini,” ujar Mualem di hadapan Ahmad Muzani.

Program Boarding School: Sekolah Gratis dengan Asrama untuk Keluarga Miskin

Program boarding school nasional ini merupakan salah satu program strategis Prabowo dalam bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan, yang akan dikelola langsung oleh Kementerian Sosial.

Sekolah ini akan memberikan layanan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA secara gratis, lengkap dengan fasilitas asrama, makanan harian, dan pengasuhan intensif, bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan rentan sosial.

Dalam implementasinya, pemerintah pusat memberikan syarat utama kepada setiap kabupaten/kota yang ingin berpartisipasi, yakni menyediakan lahan minimal seluas enam hektare untuk pembangunan sekolah.

“Kami sudah siapkan lahan di beberapa kabupaten. Ini bentuk keseriusan Pemerintah Aceh agar anak-anak di daerah kami juga mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tambah Mualem.

Respons Positif dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Pertemuan tersebut mendapat sambutan hangat dari Ahmad Muzani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, partai politik yang mengusung Prabowo sebagai Presiden.

Muzani menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Gubernur Aceh dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal langsung aspirasi ini ke Kementerian Sosial RI.

“Saya menyambut positif kesiapan Aceh. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar-benar antusias menyukseskan program strategis nasional. Saya akan segera hubungkan Pak Gubernur dengan Ibu Menteri Sosial agar prosesnya bisa dipercepat,” ujar Muzani.

Ia juga menegaskan bahwa semangat dari program boarding school ini selaras dengan misi pemerintahan Presiden Prabowo, yakni mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan serta membangun masa depan generasi muda Indonesia dari akar rumput.

Aceh Diharapkan Jadi Model Implementasi

Dukungan dari Aceh terhadap program ini bukan hanya sebatas partisipasi administratif, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kuat terhadap kemajuan pendidikan di daerah pascakonflik.

Dengan pengalaman dan struktur sosial Aceh yang khas, kehadiran boarding school nasional di provinsi ini dapat menjadi model percontohan nasional, khususnya untuk wilayah dengan karakteristik serupa.

Jika direalisasikan, program ini juga akan membuka lapangan kerja baru, memperkuat perekonomian lokal, serta mendukung penguatan modal sosial masyarakat.

(BAS/Red)