KM Virgo 8 Terbalik di Laut Jawa, Ini Fakta-faktanya

Kronologi Kapal Virgo Hilang Kontak hingga Ditemukan Terbalik/Pemprov Kalsel

Generasi.co, Banjarmasin – Kapal penumpang Virgo Transport 8 atau KM Virgo 8 mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri atas 213 penumpang dan 30 kru.

Basarnas mengungkap kapal sempat miring setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan sebelum akhirnya terbalik. Informasi itu diperoleh langsung dari nakhoda KM Virgo 8 saat operasi pencarian dan pertolongan berlangsung.

“Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso di Jakarta.

Hingga Senin (14/9/2026) pukul 07.52 Wita, sebanyak 113 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 130 orang lainnya masih hilang dan dalam pencarian.

Sebanyak 86 korban telah tiba di Banjarmasin. Mereka terdiri atas 69 orang yang dibawa MV Haida, satu orang dengan KN SAR Laksamana 241, serta 16 orang dengan TB Mauhau IX. Dari 16 orang yang dibawa TB Mauhau IX, satu orang meninggal dunia.

Satu jenazah korban tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Senin sekitar pukul 07.15 Wita. Jenazah tersebut dibawa ke ruang pemulasaraan untuk proses identifikasi.

Sebanyak 69 korban selamat yang dibawa MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti pada Minggu sekitar pukul 18.00 Wita. Mereka langsung mendapat penanganan medis sementara di ruang induk terminal.

Petugas medis melakukan pemilahan korban berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Korban dibagi ke dalam zona hijau untuk luka ringan, zona kuning untuk luka sedang, dan zona merah untuk luka berat.

Korban dengan trauma berat, sesak napas, hingga penurunan kesadaran mendapat penanganan lebih intensif, antara lain pemberian oksigen, pemasangan penyangga leher atau neck collar, serta infus sesuai kondisi.

Proses evakuasi menuju Pelabuhan Trisakti sempat tertunda hingga Senin pagi karena kondisi gelombang pada malam hari diprediksi mencapai 5 meter. Kapal-kapal yang berada di tengah laut diminta menunggu sampai cuaca membaik.

Sebelum kecelakaan, KM Virgo 8 berangkat dari Surabaya pada 12 September 2026 pukul 03.21 UTC dan berlayar menuju Banjarmasin. Kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan.

Berdasarkan data VesselFinder yang tercantum dalam bahan pemberitaan, Virgo Transport 8 memiliki nomor IMO 8625179 dan MMSI 525110543. Kapal tersebut merupakan Passenger/Ro-Ro Cargo Ship berbendera Indonesia yang dibangun pada 1987.

KM Virgo 8 memiliki panjang 119 meter dan lebar 21,01 meter. Kapal tersebut memiliki gross tonnage 4.277 GT, deadweight 2.612 ton, serta sarat kapal terakhir 5,5 meter.

Kecepatan rata-rata kapal tercatat 14,5 knot, sedangkan kecepatan maksimum yang pernah tercatat 17,2 knot. Saat posisi terakhir dilaporkan melalui AIS, kapal bergerak dengan kecepatan sekitar 5,9 knot.

Basarnas masih melakukan pencarian dan pertolongan terhadap 130 orang yang belum ditemukan dengan mengerahkan unsur laut dan udara.