Generasi.co, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengungkap sejumlah narapidana kasus korupsi menggunakan fasilitas rumah mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Rudi Setiawan menyebut sejumlah nama yang menggunakan fasilitas tersebut. Mereka antara lain Jimmy Masrin, terpidana kasus korupsi kredit fiktif di LPEI; Indra Kesuma alias Indra Kenz, terpidana kasus investasi bodong; dan Heru Hidayat, terpidana kasus korupsi PT ASABRI.
Rudi juga menyebut Ahmad Albani dan Hasan Tjhie sebagai warga binaan yang ditemukan menggunakan fasilitas tersebut.
“Dan ada beberapa nama lainnya, Ahmad Albani dan Hasan Tjhie yang ditemukan sama Ibu Ida ini. Ahmad dan Hasan. Itu yang ditemukan,” kata Rudi di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Rudi, rumah-rumah tersebut pada dasarnya diperuntukkan bagi kunjungan keluarga atau kerabat warga binaan. Fasilitas itu terutama digunakan oleh warga binaan perkara korupsi.
“Tadi sudah saya sebutkan bahwa rumah-rumah tersebut diperuntukkan untuk menerima kunjungan relasi keluarga dari warga binaan. Ini terutama adalah warga binaan perkara korupsi,” ujarnya.
Rudi sebelumnya juga membenarkan Jimmy Masrin tinggal di salah satu rumah mewah dalam kawasan Lapas Cibinong. Hal itu diketahui dari hasil investigasi yang dilakukan setelah temuan fasilitas tersebut.
“Yang sebagaimana sudah terlihat di pas fotonya itu atas nama Jimmy Masrin. Dan yang terlihat di dalam kameranya (Ombudsman) itu adalah Pak Jimmy Masrin sendiri,” kata Rudi.
Rudi juga mengatakan minuman keras yang ditemukan di dalam kulkas rumah tersebut merupakan milik Jimmy Masrin.
“Barang tersebut bukanlah milik sebagaimana yang disebutkan, Kasi Kamtib atas nama Adi Nugroho Nur Wichaksono, melainkan milik warga binaan yang menempati rumah tersebut,” ujarnya.
Dia menegaskan barang-barang yang berada di rumah tersebut merupakan milik Jimmy Masrin.
“Jadi barang-barang yang di sana itu milik Pak Jimmy Masrin dan yang terlihat di dalam kamera itu adalah Pak Jimmy Masrin,” tutur Rudi.










