Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengajak Pemerintah Norwegia untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ajakan tersebut disampaikan saat ia bertemu Menlu Norwegia, Espen Barth Eide, di Oslo, Selasa (2/12/2025), dalam rangka kunjungan kerja ke negara Skandinavia tersebut.
Selain membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat program MBG, Sugiono memaparkan sejumlah potensi kerja sama antarpemerintah yang dapat diperluas. Salah satunya terkait pengadaan panel surya untuk mendukung program 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.
Ia juga mendorong kerja sama di sektor budidaya ikan dan pertanian berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyokong implementasi MBG.
Isu peningkatan arus perdagangan dan investasi turut menjadi agenda utama. Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menekankan pentingnya memaksimalkan pemanfaatan berbagai skema kerja sama ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Eropa, seperti Indonesia-EFTA (European Free Trade Association) dan IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement).
“Kami juga menggarisbawahi pentingnya deregulasi untuk melancarkan arus investasi dari Norwegia ke Indonesia,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis.
Kedua Menlu juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu regional dan global, antara lain proses perdamaian di Palestina dan Myanmar, serta reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Menurut Menlu Eide, luasnya isu yang menjadi perhatian bersama mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara. “Kami mengapresiasi posisi Indonesia sebagai mitra penting, khususnya di bidang lingkungan hidup dan perdamaian internasional,” kata Eide.










