PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menegaskan komitmennya mendukung ekosistem olahraga nasional dengan mengawal perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Kapal Api Indonesia Open 2026.
Dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga momentum regenerasi atlet sekaligus mempertahankan tradisi prestasi Indonesia di level dunia. Hasil positif pada Singapore Open 2026 sebelumnya dinilai menjadi sinyal awal keberhasilan program pembinaan berkelanjutan yang dijalankan PBSI bersama BNI sebagai mitra strategis.
Keberhasilan pasangan ganda putra baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menembus final serta langkah tunggal putra muda Alwi Farhan hingga semifinal menjadi modal penting menjelang Indonesia Open 2026. Hal itu disampaikan BNI dalam siaran pers yang diterima Bisnis di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Turnamen level Super 1000 tersebut akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai Selasa (2/6/2026). BNI juga menyiapkan bonus apresiasi dan berbagai fasilitas dukungan untuk memotivasi atlet yang bertanding di hadapan publik sendiri.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan komposisi tim Indonesia mencerminkan upaya regenerasi yang memadukan pemain senior berpengalaman dengan talenta muda potensial.
“Penampilan impresif di Singapura menunjukkan bahwa struktur pembinaan berkelanjutan mulai membuahkan hasil nyata. Indonesia Open 2026 menjadi momentum penting bagi 21 atlet kita untuk melanjutkan tren positif dan membentuk mental juara global,” ujar Okki.
Untuk turnamen ini, PBSI menurunkan kekuatan penuh di lima sektor.
Di sektor tunggal, Indonesia mengandalkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan pada tunggal putra serta Putri Kusuma Wardani di tunggal putri.
Pada sektor ganda putra, Indonesia menurunkan enam pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Sektor ganda putri diperkuat Apriani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine.
Sementara itu, sektor ganda campuran menurunkan tujuh pasangan, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardani, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
BNI menilai investasi pada pembinaan generasi muda dan olahraga merupakan bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan atau ESG perusahaan.
Melalui kerja sama jangka panjang dengan PBSI, BNI mendukung pengembangan infrastruktur pelatnas, fasilitasi uji coba internasional, serta penguatan perencanaan keuangan atlet melalui berbagai produk dan layanan perbankan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan prestasi bulu tangkis Indonesia dan mendukung lahirnya generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat dunia.










