Mitos atau Fakta: Tape Singkong Disebut Baik untuk Sakit Lambung

Tape/Polri

Tape singkong kerap dipercaya dapat membantu meredakan sakit lambung atau GERD karena merupakan makanan hasil fermentasi. Klaim ini cukup populer di masyarakat. Namun, apakah benar tape singkong aman dan bermanfaat bagi penderita gangguan lambung?

Kandungan Tape Singkong

Tape singkong mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kesehatan sistem pencernaan. Probiotik juga diketahui dapat membantu menekan peradangan pada saluran cerna.

Meski demikian, proses fermentasi tape juga menghasilkan alkohol. Inilah yang perlu diwaspadai. Pada penderita sakit lambung atau GERD, alkohol dapat memicu iritasi pada dinding lambung dan memperparah keluhan, seperti rasa perih, mual, kembung, hingga nyeri ulu hati.

Aman atau Tidak untuk Penderita GERD?

Hingga saat ini, penelitian ilmiah yang secara khusus membuktikan manfaat tape singkong untuk meredakan GERD masih sangat terbatas. Oleh karena itu, konsumsi tape singkong tidak dianjurkan secara berlebihan, terutama bagi penderita sakit lambung yang sensitif.

Walaupun memiliki potensi manfaat dari sisi probiotik, risiko iritasi akibat kandungan alkohol tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Tips Mencegah GERD Kambuh

Alih-alih mengandalkan tape singkong, ada beberapa langkah yang lebih aman dan efektif untuk membantu mengontrol gejala GERD, antara lain:

  • Atur Pola Makan
    Konsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, sekitar setiap 3–4 jam.
  • Hindari Makanan Pemicu
    Batasi makanan pedas, asam, berlemak, tinggi serat kasar, serta minuman berkafein dan produk susu sapi.
  • Jauhi Alkohol
    Hindari semua jenis makanan dan minuman yang mengandung alkohol.
  • Perhatikan Waktu Tidur
    Jangan langsung berbaring setelah makan. Biasakan mengunyah makanan dengan baik agar lebih mudah dicerna.
  • Kelola Stres
    Stres berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung. Pastikan tubuh cukup istirahat dan pikiran tetap tenang.
  • Konsultasi ke Dokter
    Jika gejala sering kambuh, sebaiknya periksakan diri ke dokter sebelum mengonsumsi obat atau jamu tertentu.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, penderita GERD dapat mengelola kondisinya dengan lebih aman dan efektif tanpa harus mengambil risiko dari konsumsi makanan yang berpotensi memicu iritasi lambung.